Solo, WartaSolo.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Solo menggelar kampanye budaya yang unik dan diikuti oleh ribuan simpatisan dan kader pendukungnya. Berbeda dengan kampanye di beberapa daerah lain yang biasanya ramai dengan konvoi sepeda motor yang banyak mengganggu.

Hari Sabtu ini (05/04/2014), PDIP Solo menggelar kampanye budaya yang disebut dengan Kirab Budaya yang diikuti oleh ribuan kader dan simpatisannya yang berbaris rapi seperti karnaval. Kampanye budaya PDIP Solo ini digelar di wilayah Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Solo.



Kampanye Kirab Budaya yang digelar PDIP Solo ini menampilkan pelbagai keesenian dan budaya daerah, sebut saja alat musik daerah, kostum batik kreasi, barongsai, reog, dan banyak lagi. Selain untuk menarik simpati masyarakat, kampanye ini juga sekaligus mengingatkan agar tidak melupakan budaya daerah.

Kampanye budaya ini dibenarkan oleh Supardi selaku Ketua Tim Kampanye dan koordinator acara Kirab Budaya. Menurutnya, kampanye seperti ini akan lebih mendidik dan menarik masyarakat ketimbang kampanye yang hanya konvoi sepeda motor yang malah mengganggu ketenangan.

Berdasarkan infromasi yang berhasil dihimpun, meski kampanye PDIP Solo lebih konsentrasi pada Kirab Budaya, masih terlihat adanya kampanye dengan konvoi sepeda motor. Kampanye sepeda motor PDIP Solo ini banyak terlihat di Jalan Bhayangkara dan Jalan Slamet Riyadi Solo.

Meski demikian, tim kampanye PDIP Solo menegaskan bahwa pihaknya lebih fokus untuk menggelar kampanye melalui Kirab Budaya agar lebih mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan kebudayaan daerah yang kini mulai pudar di masyarakat.

“Kegiatan ini sebagai salah satu edukasi kepada masyarakat terkait kampanye damai dan tidak mengganggu masyarakat,” kata Supardi, seperti yang dilansir dari Timlo pada Sabtu (05/04/2014).