Sragen, WartaSolo.com – Maraknya aksi pengerukan tambang Galian C di kawasan Sangiran, Kalijambe, Sragen dikhawatirkan dapat merusak situs purbakala Sangiran. Hal ini telah dikeluhkan oleh warga yang tinggal di sekitar situs purbakala yang cukup populer tersebut.

Berdasarkan informasi yang telah berhasil dihimpun, aktivitas penambangan pasir dan tanah secara liar ini marak terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar. Aktivitas penambangan galian C tersebut mulai bergeser dan mendekatik kawasan situs purbakala sangiran.


Warga yang tinggal di sekitar situs purbakala Sangiran khawatir aktivitas tersebut akan merusak kawasan Sangiran, sehingga warga berkali-kali mencoba untuk menghentikan aktivitas tersebut. Sayangnya, usaha yang dilakukan oleh warga sekitar sia-sia karena aksi penambangan galian C liar masih terus terjadi.

Berdasarkan keterangan warga, pengerukan tanah dan pasir yang dilakukan oleh penambang liar sudah melewati batas, bahkan aktivitas tersebut diketahui telah memasuki kawasan terlarang untuk pengerukan tanah. Hal ini dibenarkan oleh Danto yang merupakan warga sekitar situs purbakala Sangiran.

Danto mengatakan bahwa aktivitas pengerukan galain C sampai saat ini terus berlangsung dan jaraknya hanya beberapa meter dari situs Sangiran. danto sendiri mengaku kurang begitu paham apakah wilayah yang dikeruk tersebut termasuk wilayah yang dilarang atau tidak.

“Pengerukan galian C bahkan sempat masuk ke areal terlarang dan warga langsung berusaha menghentikan. Setahu kami, lahan yang masuk situs Sangiran memang terlarang untuk aktivitas pengerukan tanah. Yang jelas galian dilakukan hanya beberapa meter dari lingkungan Sangiran. Apakah aktivitas galian tersebut diizinkan atau tidak, sepenuhnya menjadi wewenang pengelola situs Sangiran,” kata Danto.

Syukron Edi selaku Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran mengatakan bahwa aktivitas pengerukan galian C tidak menjadi masalah selama tidak memasuki kawasan situs Sangiran, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Kamis (02/04/2014).