Boyolali, WartaSolo.com – Nasib naas menimpa seorang remaja asal Dukuh Seboto, Kecamatan Ampel, Boyolali yang tersengat listrik saat memasang bendera partai politik. Remaja tersebut bernama Bayu Saputro (15) yang saat itu sedang memasang benera parpol di pohon kelengkeng.

Peristiwa naas ini bermula saat korban bersama warga lainnya bersama-sama memasang bendera partai. Bendera partai tersebut rencananya akan dipasang di atas pohon kelengkeng. Korban pun memutuskan untuk memanjat pohon kelengkeng sambil membawa bendera partai politik yang sudah diikat di sebatang bambu yang panjangnya mencapai 10 meter.


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, saat korban memanjat pohon kelengkeng, angin bertiup cukup kencang. Kencangnya tiupan angin ini membuat bambu yang dibawa oleh korban tak senganya menyenggol kabel listrik. Malangnya, bambu yang dipegang korban dalam kondisi basah, sehingga korban langsung tersengat aliran listrik.

Tegangan listrik yang tinggi membuat tubuh korban langsung terpental dan membentur ranting pohon kelengkeng sebelum akhirnya jatuh ke tanah. Warga yang melihat kejadian ini langsung panik dan membawa korban ke rumah sakit PKU Muhammadiyah untuk mendapatkan pertolongan.

Sayangnya, korban tak dapat diselamatkan nyawanya. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, kemungkinan besar korban telah meninggal di lokasi kejadian akibat tingginya sengatan listrik dari kabel yang tersenggol batang bambu basah.

Seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Minggu (30/03/2014), hal ini dibenarkan oleh AKP Marjoko selaku Kapolsek Ampel. Marjoko mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, sengatan listrik tegangan tinggi adalah penyebab kematian korban. Kini jenazah telah diserahkan pada keluarga korban.