WartaSolo.com – Penjualan smartphone dengan sistem operasi BlackBerry 10 masil loyo dan hal ini membuat posisi perusahaan semakin terpuruk. Seperti yang kita ketahui, kondisi keuangan BlackBerry sangat memprihatinkan dan hal ini diperparah dengan kekalahan mereka di persaingan pasar smartphone.

Perusahaan asal Kanada ini hanya mampu menjual sekitar 3,4 juta unit smartphone selama kuartal keempat tahun 2013 lalu. Angka penjualan BlackBerry ini sebenarnya naik dari kuartal sebelumnya yang hanya 1,9 juta. Dari angka 3,4 juta unit smartphone, 1,1 juta diantaranya adalah smartphone dengan OS BlackBerry 10.


Berdasarkan statistik di atas, terlihat bahwa penjualan smartphone dengan sistem operasi BlackBerry 10 di pasar global masih sangat payah. Bahkan penjualan smartphone dengan OS BlackBerry 10 ini masih kalah dengan jumlah penjualan smartphone yang masih menggunakan OS BlackBerry 7.

Basis penjualan BlackBerry OS 7 masih cukup kuat di negara berkembang, seperti Indonesia dan Afrika Selatan. Meski demikian, kehadiran smartphone Android dan iOS di basis pasar tersebut semakin mendesak posisi BlackBerry. Lihat saja Indonesia, tren pengguna smartphone BlackBerry semakin menurun.

Secara umum, sistem operasi BlackBerry 10 ini bukanlah sistem operasi yang buruk. Namun, smartphone dengan OS BlackBerry 10 ini tak mampu menarik perhatian pasar. Mungkin ada yang salah dengan strategi BlackBerry dalam memasarkan produk BlackBerry 10.

Seperti yang dilansir dari Detik pada Sabtu (29/03/2014), perusahaan asal Kanada ini harus menderita kerugian yang cukup besar sepanjang kuartal keempat tahun 2013, yakni setidaknya US $423 juta atau Rp 5 triliun. Hal ini membuat pendapatan perusahaan tersebut jatuh hingga 55%.

kehadiran jajaran smartphone BlackBerry 10 yang membidik pasar low-end, seperti BlackBerry Z3 dan BlackBerry Kopi diharapkan dapat mendongkrak penjualan smartphone BlackBerry 10 secara signifikan.