WartaSolo.com – Pernyataan mengejutkan muncul dari Sony, pasalnya perusahaan asal Jepang ini enggan menggunakan platform Android Wear untuk produk smartwatch atau jam tangan pintar besutannya. Sony tampaknya ingin tetap menggunakan platform yang sudah ada saat ini.

Sony adalah salah satu perusahaan pertama yang meluncurkan smartwatch atau jam tangan pintar. Pabrikan pembesut smartphone Xperia ini menyatakan enggan menggunakan platform Android Wear untuk smartwatch besutannya di masa depan dan tetap menggunakan OS yang telah dikembangkan sendiri.



“Kami sudah menginvestasikan waktu dan sumber daya pada platform ini, dan kami akan terus ke arah itu,” Ravi Nookala, kepala divisi Sony Mobile Amerika Serikat.

Meski Sony enggan menggunakan platform Android Wear untuk jajaran smartwatch besutannya, pihaknya menyatakan bahwa perusahaan masih menjalin kerjasama dengan Google untuk menghasirkan perangkat dengan sistem operasi Android.

Keputusan Sony untuk tidak menggunakan Android Wear ini cukup masuk akal mengingat perusahaan tersebut telah menghabiskan cukup banyak sumber daya untuk mengembangkan sendiri platform smartwatch. Saat ini Sony mengandalkan produk Smartwatch 2 yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu.

Lalu apa dampak keputusan Sony untuk tidak menggunakan Android Wear di smartwatch buatannya? Bisa saja hal ini berdampak buruk pada penjualan Smartwatch 2 karena para pesaingnya telah menggunakan OS Android Wear, sebut saja LG G Watch dan Motorola Moto 360.

Seperti yang dilansir dari Techno Buffalo pada Selasa (25/03/2014), pihak Sony telah mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak mengabaikan OS Android Wear yang telah dikembangkan oleh Google khusus untuk smartwatch dan wearable device. Pabrikan asal Jepang ini sedang mempertimbangkan penggunaan Android Wear.