Sukoharjo, WartaSolo.com – Virus flu singapura diketahui telah menyerang beberapa wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Hal ini diungkapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo yang telah menemukan tiga kasus serangan virus flu singapura. Ketiga kasus serangan virus flu singapura ini berada di wilayah Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu.

Pihak DKK Sukoharjo mengungkapkan bahwa kasus serangan virus flu singapura ini pernah terjadi tahun lalu dan kini kembali terulang. Guntur Subiyantoro selaku Kepala DKK Sukoharjo mengatakan bahwa tiga kasus serangan flu singapura yang menimpa warga Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu ini telah mendapatkan penanganan medis.



“Ini kasus kedua di Ngasinan, Bulu, karena 2013 lalu juga ada temuan warga terkena flu singapura. Temuan kasus flu singapura didapat setelah warga mengeluhkan sakit dan berobat ke puskesmas. Selama tiga hari berturut, datang tiga orang berbeda dengan gejala sama pada dua pekan lalu,” kata Guntur.

Guntur juga menambahkan bahwa saat ini kondisi pasien yang terkena virus flu singapura secara berangsur-angsur membaik dan sembuh. Pihaknya juga menghimbau pada masyarakat agar tidak panik mengenai serangan virus flu singapura ini karena apabila telah mendapatkan penanganan medis secara cepat, maka flu singapura dapat dengan mudah disembuhkan.

Lalu seperti apa gejala penyakit flu singapura ini? Berdasarkan keterangan singkat dari Guntur, apabila terserang virus flu singapura ini biasanya menimbulkan gejala panas tinggi selama beberapa hari, muncul bintik merah, kepala sakit atau pusingm, dan sariawan. Guntur juga mengatakan bagi warga yang mengalami gejala tersebut agar segera memeriksakan diri.

“Flu singapura terjadi karena adanya serangan virus pada warga yang kurang memiliki sistem kekebalan tubuh kuat. Gejala yang dialami penderita flu singapura yakni panas dalam beberapa hari mengalami peningkatan, sakit kepala, timbul bintik warna merah dan sariawan,” tambah Guntur, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Minggu (23/03/2014).