Klaten, WartaSolo.com – Kawasan wisata Deles Indah yang berada di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten direncanakan akan diaktifkan kembali. Ide ini muncul setelah penambang pasir dengan alat berat dilarang beroperasi di wilayah Kemalang.

Berhentinya operasi penambangan dengan alat berat seperti backhoe di Kecamatan Kemalang memunculkan harapan untuk kembali mengaktifkan kawasan wisata Deles Indah yang berada di lereng Gunung Merapi. Saat ini keadaan tempat wisata Deles Indah ini sangat memprihatinkan karena banyak fasilitas yang telah rusak.


Mengetahui keadaan tempat wisata Deles Indah yang rusak, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) kemusian menyusun rencana untuk memperbaiki fasilitas yang ada. Salah satu bangunan yang akan diperbaiki adalah Pesanggrahan Pakubuwono dan bangunan lain yang biasa digunakan untuk pentas kesenian.

Sugeng Haryanto selaku kepala Disbudparpora mengatakan bahwa untuk melakukan rehabilitasi dan perbaikan fasilitas yang ada di Deles Indah ini memerlukan dana yang cukup besar, sehingga tak akan cukup jika hanya menggunakan dana dari APBD Kabupaten Klaten. Pihaknya saat ini telah mengajukan anggaran kepana pemerintah pusat dan provinsi untuk bantuan dana.

Selain bangunan dan fasilitas yang telah rusak, sumber air bersih juga menjadi masalah bagi kawasan wisata Deles Indah karena saat ini air bebeng yang biasanya menjadi pemasok air bersih kini belum bisa diandalkan.

“Dengan dihentikanya  penambangan dengan backhoe, ini memberikan harapan bagus untuk kembali mengembangkan wisata Deles. Minimal jalan tidak cepat rusak, dan pengunjung juga tidak disulitkan oleh padatnya truk di jalur menuju Deles,” kata Sugeng Haryanto seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Jumat (21/03/2014).