Boyolali, WartaSolo.com – Si jago merah beraksi melalap limbah kapas di pabrik tekstil PT Sari Warna Asli (SWA) II yang berlokasi di Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Kebakaran yang melalap limbah kapas PT SWA II ini terjadi di Unit Weaving I di pabrik tersebut.

Berdasarkan informasi yang telah berhasil dihimpun, kebakaran yang melalap limbah kapasi di pabrik tekstil PT SWA II ini berawal daru munculnya api dari cerobong asap mesin kanji. Api yang muncul tersebut kian membesar dan berkobar merambat ke atas plafon plat besi yang terdapat limbah kapas. Api pun kian membesar setelah membakar limbah kapas tersebut.


Peristiwa kebakaran yang terjadi di pabril PT SWA II ini dibenarkan oleh Catur Aryanto selaku Komandan Regu I Damkar BPBD Boyolali. Catur mengatakan bahwa setelah menerima laporan kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan tim pemadam kebakaran berkekuatan dua unit mobil damkar untuk memadamkan api.

Usaha pemadaman api yang membakar limbah kapas PT SWA II ini ternyata cukup sulit akibat asap tebal yang muncul dari pembakaran limbah tersebut. Tim pemadam kebakaran akhirnya mampu menjinakkan api setelah mengalirkan air di plafon yang berada di sisi selatan sumber api.

Proses pemadaman api ini memerlukan waktu yang cukup lama, yakni satu setengah jam dan kurang lebih pada pukul 6.40 WIB, lokasi kebakaran telah dinyatakan aman. Tak lama, karyawan pabrik kemudian membersihkan lokasi kebakaran.

Sampai saat ini belum diketahui berapa kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut. Saat kebakaran terjadi, listrik di pabrik PT SWA II ini mati dan beberapa mesin berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti peristiwa kebakaran tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dugaan awal penyebab kebakaran karena konsleting,” kata Catur, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Rabu (19/03/2014).