Boyolali, WartaSolo.com – Bupati Boyolali, Seno Samudro didemo oleh massa dari kelompok BMPP (Barisan Merah Putih Pengging) yang dipimpin oleh Glendoh dan Gombloh yang sering dijuluki Duo G. Demonstrasi ini dilakukan karena Bupati Boyolali dicurigai mengintimidasi dan memobilisasi PNSm, serta perangkat desa.

Demonstrasi ratusan massa BMPP ini dilakukan di depan Kantor Bupati lama yang berlokasi di Jalan Merbabu. Selama ini pemerintahan Bupati Seno Samudro ini dinilai banyak melakukan penyimpangan, seperti arogansi, kesewenang-wenangan, politisasi PNS, hingga campur tangan Seno Kusumo yang tak lain adalah kakak dari Bupati Seno Samudro di lingkungan pemerintahan.


Beberapa poin tuntutan yang diajukan oleh massa yang melakukan demonstrasi antara lain adalah menuntut Bupati Seno mundur dan ditangkap, penolakan penghancuran Kantor Bupati lama, dan menghentikan intimidasi dan politisasi PNS, serta perangkat desa.

Tuntutan kami, turunkan Bupati Boyolali, tangkap Seno Samodro, hentikan intimidasi terhadap PNS dan perangkat desa,” orasi yang dilakukan oleh massa yang berdemo di Kantor Bupati lama Boyolali.

Sehari sebelum demonstrasi terjadi telah beredar SMS yang berisi ajakan untuk turun ke jalan dalam rangka menuntut Bupati Seno turun dan menghentikan campur tangan Seno Kusumo dalam pemerintahan. Sumber SMS tersebut sampai saat ini tidak diketahui.

“apa pendapat anda tentang pemerintahan boyolali, jika anda setuju utk mengakhiri arogansi, kesewenang-wenangan, politisasi pns, dan campur tangan seno kusumo dlm pemerintahan, AYO TURUN JALAN, GABUNG BERSAMA KAMI ELEMEN RAKYAT BOYOLALI, TURUNKAN SENO, KAMIS,13-3-2014 JAM 9.30 START DI PEMKAB LAMA (SEBARKAN SMS INI),” isi SMS yang beredar, seperti yang dilansir dari Solopos pada Kamis (13/03/2014).

Tak hanya itu, di saat yang sama ratusan massa juga terliha berkumpul di di Panti Marhaen yang merupakan basis pendukung PDI Perjuangan Boyolali. Massa dikondisikan agar tetap berada dilokasi Panti Marhaen agar tidak terjadi gesekan.