WartaSolo.com – Operator CDMA (Code Division Multiple Access) Smartfren mengungkapkan bahwa pihaknya telah didesak untuk migrasi ke jaringan 4G LTE (Long Term Evolution). meski demikian, operator yang terkenal dengan jajaran Andromax ini tetap mempertahankan jaringan EVDO demi pelanggan.

Sampai saat ini operator Smartfren menyatakan bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan jaringan EVDO demi pelanggannya hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Saat ini sebagian besar pelanggan Smartfren masih mengandalkan koneksi internet menggunakan jaringan EVDO.


Smartfren juga menambahkan bahwa jaringa EVDO akan berdampingan dengan jaringan 4G LTE dan hal ini akan berlangsung sesuai dengan dinamika dan keinginan pelanggan. Selama ini layanan data EVDO menjadi andalan pelanggan Smartfren untuk terhubung dengan internet.

Migrasi ke jaringan 4G LTE juga bukan perkara mudah bagi Smartfren karena sebagian besar smartphone Andromax andalannya masih menggunakan jaringan EVDO. Bahkan sampai saat ini belum ada smartphone Andromax yang telah mendukung jaringan 4G LTE.

Sebagian besar jajaran smartphone Andromax besutan Smartfren masih mendukung teknologi dual SIM CDMA EVDO yang mampu menghasilkan kecepatan internet hingga 2,4Mbps dan jaringan EDGE untuk GSM. Selama ini Smartfren juga mengandalkan EVDO untuk bersaing dengan 3G HSPA milik operator GSM.

“Seperti operator GSM saja, waktu mereka beralih dari 2G ke 3G, kedua teknologi ini jalan berdampingan, bahkan hingga saat ini. Artinya, pengguna yang masih mengandalkan teknologi 2G masih cukup tinggi. Jadi kapan Smartfren akan sepenuhnya menggunakan teknologi LTE? Ya, mengikuti keinginan pelanggan, Melihat dinamika pelanggan terhadap EVDO. Sehingga waktunya memang belum dapat ditentukan,” kata Roberto Saputra, Head of Brand & Marcomm Smartfren, seperti yang dilansir dari Detik pada Senin (10/03/2014).