Boyolali, WartaSolo.com – Hari ini Selasa, 18 Februari 2014 rencananya Badara Adi Soemarmo akan resmi beroperasi kembali pasca hujan abu akibat letusan gunung kelud pada hari, Jumat (14/2/2014) yang lalu.

Pengoperasian kembali akhirnya akan dilakukan pada Rabu, 19 Februari 2014. Batalnya pembukaan kegiatan penerbangan pada hari ini disebabkan pembersihan landasan pacu dari abu vulkanik letusan Gunung Kelud belum rampung.


Menurut keterangan dari Rini Sri Rahayu Hastuti, yang merupakan Asisten Manajer Operasi Bandara Adi Soemarmo, mengatakan bahwa rencana untuk pembukaan bandara pada hari ini batal.

“Pembukaan kegiatan penerbangan yang rencananya hari ini batal. Rabu besok sekitar pukul 07.00 WIB harus sudah dibuka untuk memulai aktivitas penerbangan,” kata dia, Selasa, 19 Februari 2014.

Pembatalan pengoperasian bandara, menurut dia, karena proses pembersihan abu yang menutupi landasan pacu belum selesai dilakukan. Hingga Senin malam, pembersihan di landasan pacu baru selesai 70 persen dari total panjang landasan sekitar 2.600 meter.

“Insya Allah, hari ini pembersihan yang masih menyisakan 30 persen itu akan diselesaikan. Jadi, hari ini itu final recovery pembersihan abu, baik di runaway, taxi way, dan apron. Doakan ya biar semuanya berjalan lancar,” kata dia.

Selain mengerahkan petugas bandara, disebutkan Rini, pembersihan kawasan bandara ini juga mendapatkan bantuan personel dari TNI AU Lanud Adi Soemarmo serta bantuan pengerahan mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Solo dan Pemkab Boyolali.

“Personel TNI AU yang membantu pembersihan ini ada sekitar 600 orang. Sedangkan bantuan mobil pemadam kebakaran yang dilakukan untuk penyemprotan abu di bandara, ada tiga unit kendaraan Damkar dari Boyolali dan dua unit Damkar dari Solo,” tuturnya.