WartaSolo.com – Nurjanah yang telah resmi dijadikan tersangka, dan sudah mendekam di penjara khusus wanita Tan’im, Mekkah sejak tanggal 5 maret 2014 lalu dikabarkan sudah bebas. Seperti kita ketahui bahwa Nurjanah menjadi tersangka akibat aksi nekadnya yang berani menggunting kain penutub Ka’bah atau yang sering disebut Kiswah pada Kamis tanggal 27 Februari 2014 petang waktu KSA atau pada Jumat, 28 Februari 2014 WITA.

Seperti yang dilansir dari Detik, Jumat (07/3/2014) Hal memalukan ini tidak sepantasnya terjadi. Nurjanah tertangkap basah oleh surtah Masjidil Haram, kepolisian sektor Masjid Al Haram, Mekkah. Walaupun guntingannya hanya seukuran alas cangkir teh, namun keesokan harinya kasus ini langsung disidik dan Nurjanah dijadikan tersangka. Akibat kejadian ini, Tim KJRI telah berusaha keras untuk dapat membebaskan Nurjanah dengan menemui tim penyidik yang menangani kasus Nurjanah ini yakni Nasir Al Utaibi di Kantor Badan Investigasi dan Penuntut Umum Mekkah.



nur-jannah-sujud-syukur
Foto : Nur Jannah sujud syukur  tiba di tanah air

 
Alhasil upaya Tim KJRI membuahkan hasil yang baik, bahwa kepolisian tidak akan memperpanjang proses hukum Nurjanah, sehingga Nurjanah bisa keluar dari penjara. Pihak penyidik memberikan nasihat kepada Nurjannah untuk tidak melakukan dan mengulangi perbuatannya karena hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam dan sunah Rasulullah dan untuk selanjutnya membebaskan Nurjannah, ujar Nasir selaku tim penyidik Mekkah.

Sempat beristirahat di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, kini Nurjannah telah kembali ke tanah air dan berkumpul lagi dengan keluarganya setelah menjalani enam hari masa tahanan di Mekkah.