Klaten, WartaSolo.com – Pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil yang sedang diparkir mulai marak. Periwtiwa ini menimpa Urip Widyatmoko (48) yang merupakan warga kecamatan Klaten Utara. Sebelumnya, kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil juga pernah marak di beberapa wilayah.

Peristiwa pencurian dengan memecahkan kaca mobil yang dialami Urip ini berawal ketika dirinya sedang mengunjungi rumah fitnes yang berlokasi di Jalan Ki Ageng Pengging, Girimulyo, Gergunung kemarin (05/03/2014) untuk berolah raga. Sekira pukul 17.00, Urip terkejut karena mendengar suara kaca yang dipecah. Karena penasaran, Urip akhirnya keluar untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.


Stelah keluar, Urip menemukan mobil Xenia dengan nomor polisi B 1916 WFQ miliknya telah pecah pada kaca pintunya. Setelah dicek ke dalam mobil, tas yang berisi uang dan barang-barang berharga milik korban telah hilang dicuri. Mengetahui hal ini, Urip langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.

Polsek Ketandan dan Polres Klaten akhirnya langsung menuju TKP setelah mendapat laporan tersebut. Polisi langsing meminta keterangan saksi dan korban, serta melakukan oleh TKP. Tak lama kemudian, polisi berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku dan saat ini sedang melakukan pengejaran.

“Yang dipecah adalah kaca tengah sebelah kiri. Total kerugian Rp6 juta. Saat itu juga, saya langsung lapor polisi,” kata Urip Widyatmoko.

Akibat peristiwa pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang menimpanya, Urip mengalami kerugian hingga Rp 6 juta. Hal ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hhati dan selalu waspada agar kejadian serupa tak terjadi lagi.

“Kami sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku. Saat ini masih dalam pengejaran anggota. Tindakan pencegahan terus kami lakukan. Dan kami minta, warga masyarakat untuk lebih waspada. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” kata AKP Sugiyanto, Humas Polres Klaten, seperti yang dilansir dari Timlo pada Kamis (06/03/2014).