Manfaat Madu Untuk Kecantikan Dan Kesehatan. Madu,,,ya cairan kental yang dihasilkan oleh lebah disamping rasanya yang manis madu banyak menyimpan mafaat bagi tubuh , tidak hanya untuk kesehatan saja madu juga banyak berkhasiat untuk kecantikan juga. Madu terdiri dari beberapa kandungan, antara lain air, karbohidrat, vitamin seperti vitamin B dan C, mineral alami seperti kalsium, zat besi, dan sodium. Masyarakat kerap menggunakan madu untuk mengobati batuk, alergi, diare, dan bahkan asma. Tidak hanya itu, beberapa orang juga sering memanfaatkan madu untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit, seperti misalnya mengatasi jerawat, meredakan gatal, dan menyembuhkan luka.

Apabila kamu tertarik memakai madu, alangkah baiknya ketahui dulu manfaat madu jika dipandang dari segi medis. Lantas apa saja kegunaan cairan satu ini? berikut beberapa manfaat madu yang bisa kamu peroleh.



  1. Mengobati batuk

Beberapa penelitian menyebutkan rasa manis dari madu dapat memicu munculnya produksi air liur dan lendir. Kondisi semacam ini bisa membantu membasahi bagian tenggorokan, sehingga dapat meredakan batuk. Mengonsumsi madu sebelum tidur dapat membantu mengatasi batuk kering dan berdahak secara alami, baik itu untuk orang dewasa ataupun anak berusia lebih dari dua tahun. Khasiat madu satu ini sepertinya dapat disamakan dengan obat batuk yang mengandung dextromethophan.

Manfaat Madu bagi Kesehatan dan kecantikan

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Kamu bisa mengoleskan madu olahan atau krim yang mengandung madu untuk mempercepat proses penyembuhan. Kandungan nutrisi dalam madu bisa mempercepat penyembuhan luka dengan cara mengurangi rasa sakit, mengurangi infeksi, mengurangi nanah, serta bau tidak sedap pada luka. Jenis-jenis luka yang bisa kamu sembuhkan dengan madu antara lain seperti luka bakar, sayatan, lecet, bekas operasi, dan bisul.

  1. Mencegah diabetes

Sudah banyak penelitian yang membuktikan manfaat madu untuk diabetes. Menurut beberapa penelitian, kandungan senyawa dalam madu bisa menurunkan kadar gula darah. Khasiat madu ini sangat penting, baik kamu yang menderita diabetes ataupun yang belum terserang. Meskipun rasanya manis, tapi madu terbukti tidak menyebabkan kadar gula darah meningkat. Justru kandungan di dalamnya membantu menurunkan kadar gula darah. Oleh sebab itu, jangan lewatkan madu setiap harinya.

 

  1. Mengobati sariawan

Sariawan dapat muncul disebabkan karena panas dalam, tergigit, dan kurang vitamin C. Madu memiliki sifat lembab yang dapat membantu mencegah bibir dari kekeringan. Inilah yang membuat madu cukup berkhasiat untuk mengobati panas dalam, sariawan, dan bibir pecah-pecah. Untuk mengatasi sariawan kamu bisa mengonsumsi madu rutin, atau mengoleskan ke bagian yang bermasalah. Sedangkan untuk bibir pecah-pecah, oleskan campuran lemon dan madu secara merata ke area bibir. Lakukan pengobatan ini sebelum tidur, lalu bersihkan di pagi hari dengan air hangat.

  1. Meningkatkan stamina tubuh

Madu mengandung berbagai macam nutrisi yang sangat diperlukan oleh tubuh. Kandungan glukosanya yang cukup tinggi dapat membantu meningkatkan stamina tubuh dengan cepat. Manfaat madu ini sudah dibuktikan oleh para atlet lari. Banyak para atlet yang mengonsumsi madu dengan tujuan agar kuat berlari hingga ke garis finish. Maka dari itu, jika kamu sering loyo konsumsilah madu secara rutin.

  1. Menurunkan kolesterol tinggi

Hampir sama dengan minyak zaitun, madu juga memiliki kandungan kolesterol baik yang bisa membantu menekan kolesterol jahat dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, kandungan antioksidan dalam madu dipercaya juga bisa menghilangkan plak di dinding pembuluh darah. Dengan demikian, masalah seperti hipertensi, stroke, dan serangan jantung dapat diminimalisir.

  1. Mengobati asam urat

Biasanya asam urat banyak menyerang mereka yang sudah memasuki usia senja. Tingginya kadar purin dalam tubuh dipercaya menjadi pemicu asam urat. Agar purin tidak diubah menjadi asam urat berlebih konsumsilah madu secara rutin minimal 3-4 sendok sehari. Kandungan mineral alami dalam madu seperti kalium, kalsium, magnesium, selenium, dan sejenisnya dapat membantu menjaga kadar asam urat dalam tubuh. Bahkan bila dikonsumsi rutin, madu dapat mencegah munculnya keropos tulang pada lansia.

  1. Mengobati diare dan masalah pencernaan lainnya

Diare atau mencret (bahasa Jawanya), merupakan kondisi dimana usus tidak mampu menyerap kadar air yang ada pada feses, inilah yang mengakibatkan feses berubah menjadi cair. Untuk mengobati diare, kamu bisa mengonsumsi madu sebanyak 2 sendok sehari. Madu terbukti mampu meningkatkan sensitivitas usus dalam menyerap sari-sari makanan, mengatasi bakteri, dan tentunya melancarkan BAB.

Adapun manfaat madu lainnya adalah:

  1. Mengatasi adanya infeksi akibat bakteri atau virus
  2. Meringankan kondisi setelah melakukan operasi mata
  3. Mampu meningkatkan kesuburan seseorang, baik pria ataupun wanita
  4. Mengatasi kulit gatal dan iritasi
  5. Menyembuhkan iritasi kulit yang disebabkan karena matahari
  6. Dapat meringankan asma
  7. Mengatasi adanya kekurangan gizi
  8. Meningkatkan penyerapan nutrisi pada sistem pencernaan
  9. Meningkatkan metabolisme dan menjaga imun tubuh
  10. Masker madu mencegah munculnya penuaan dini
  11. Mengecilkan pori besar secara alami
  12. Mengobati jerawat dan bekasnya
  13. Mengangkat kotoran dan komedo di kulit
  14. Memerahkan bibir secara permanen.

Jika dikonsumsi dan dioleskan ke kulit dengan dosis tepat, kemungkinan besar madu akan aman. Anak-anak diatas usia satu tahun juga secara umum diperbolehkan untuk mengonsumsi madu. Tapi usahakan menghindari memberikan konsumsi madu untuk anak yang masih di bawah setahun, demi mencegah resiko botulisme. Botulisme merupakan kondisi keracunan akibat racun yang diproduksi oleh bakteri dan berakibat fatal.

Dari semua itu, perlu diketahui pula tidak semua madu itu aman dikonsumsi. Ada jenis madu yang ‘kemungkinan’ tidak aman dikonsumsi karena mengandung zat berbahaya, yakni madu yang berasal dari nektar Rhododendron. Madu jenis ini apabila dikonsumsi beresiko mengakibatkan darah rendah (anemia), nyeri dada, dan masalah pada jantung, sebab madu jenis tersebut mengandung racun.

Lalu apa saja manfaat madu untuk ibu hamil dan menyusui? Beberapa penelitian menyebutkan khasiat madu untuk ibu hamil dan menyusui ada banyak sekali, dimana kandungan nutrisi dalam madu dapat membantu tumbuh kembang janin dan menjaga kesehatan ibu hamil sampai proses lahiran. Akan tetapi untuk menjaga keselamatan si kecil, ada baiknya konsultasikan ke dokter atau bidan dulu ketika kamu (ibu hamil) hendak konsumsi madu.

Bila kamu ingin mengonsumsi madu, sebaiknya pastikan terlebih dahulu apakah produk yang dibeli sudah terdaftar BPOM RI atau belum. Selain itu, perhatikan pula pada bagian tanggal kadaluarsa yang biasanya tercantum pada kemasan. Jika masih merasa ragu dan takut, konsultasikan kepada dokter mengenai konsumsi madu untuk mengatasi kondisi tertentu.

Itulah beberapa manfaat madu yang bias kita dapatkan baik untuk balita, anak-anak, orang dewasa maupun ibu hamil dan menyusui. Tetapi alangkah baiknya apabila dikonsumsi oleh balita, ibu hamil dan menyusui dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter [Yuni – WartaSolo.com]