WartaSolo.com – Kesuksesan artis dadakan tidak jarang berakhir cepat pula, hal itu nampaknya diamini oleh Udin Sedunia yang dulu ngetop lewat lagunya “Udin Sedunia”. Bahkan dirinya mengaku diperlakukan seperti sapi perah.

Seperti WartaSolo lansir dari Detikhot, Selasa (14/10/2014) Udin mengakui nasib-nasib artis seperti dirinya memang tak akan lama bersinar. Ia pun merasa, dirinya dan para koleganya itu diperah semaksimal mungkin oleh pihak-pihak tertentu.



“Biasalah kayak gitu. Saya, kayak Norman, Sinta-Jojo kesannya kayak sapi perah gitu. Nggak sepantasnyalah gitu, mentang-mentang artis baru. Traumanya seperti itu,” ungkap Udin

Udin berkisah, banyak kontrak di awal kariernya yang begitu menjanjikan ketenaran dan kesuksesan. Dari tawaran album hingga sinetron. Namun, ternyata Udin merasa dirinya hanya dimanfaatkan saja. Kontrak tersebut pun kadang berhenti di tengah jalan dan kandas begitu saja.

“Kayak kontrak-kontrak yang baru, kayak sinetron diomongin manis tapi ujung-ujungnya nggak seperti apa yang diomongin,” kisahnya.

Udin yang dulu eksis berkat gaya gemulai kocaknya sembari menyanyikan lagu ‘Udin Sedunia’ kini merasa kariernya seperti hidup segan mati tak mau. Bahkan dirinya mengaku infotaiment sekarang jual mahal kepada dirinya

“Ngerasa banget begitu, dulu dikejar-kejar infotaiment, bukannya saya sombong. Dulu kan kayak saya apa aja diliput, kalau sekarang saya punya kegiatan minta diliput kayak ogah-ogahan gitu. Jadi ya agak kecewa juga, baru terasa,”

“Keras banget. Cuma karena udah memulai sayang banget kalau harus diakhiri,” ujarnya.

Namun nampaknya nasib Norman Kamaru lebih beruntung dari Udin, karena sekarang gara-gara bintang film Mahabarata datang ke India, Norman yang dulu ngetop lewat joget dan lip singnya  sekarang kembali lalu lalang di layar kaca.