WartaSolo.com – PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) incar kelolaan dana cash management sebesar Rp90 triliun akhir tahun ini. BNI telah mengumpulkan dana cash management Rp80 triliun hingga kuartal III/2014.

Dikutip dari Bisnis, Jumat (10/10/2014), Iwan Kamaruddin selaku Pimpinan Divisi Jasa Transaksional Perbankan BNI mengatakan dana cash manajement umumnya ditempatkan dalam bentuk giro sehingga angkanya dapat berubah-ubah. Pada tahun ini dana cash manajement dipatok tumbuh 20% dari pencapaian tahun lalu.



“Kami telah bekerja sama dengan kurang lebih 10 perusahaan asuransi. Selain itu ada juga Garuda, perusahaan TV berbayar dan perusahaan lainnya yang membutuhkan layanan cash manajement melalui BNIVirtual Account,” katanya di Jakarta, Kamis (9/10/2014).

Iwan menuturkan bisnis layanan cash manajement berkontribusi untuk fee based income. Hingga sejauh ini, layanan jasa pengelolaan dan transaksi berkontribusi sebesar 50% kepada fee based income dari layanan kepada korporasi yang dilakukan perseroan.

Mengutip laporan keungan perseroan semester I/2014, total dana giro mencapai Rp89,68 triliun atau memiliki pangsa sebesar 29,49% dari total dana pihak ketiga sebesar Rp304,07 triliun.