WartaSolo.com – Stroke, salah satu penyakit yang tidak bisa diprediksi dan bisa menyerang siapa saja. Penyakit ini bisa mengubah kehidupan Anda, namun bisa kita minimalisir risiko stroke dengan melakukan beberapa kebiasaan sehat.

Susanna C. Larsson, penulis studi dari Institut Karolinka Stockholm Swedia, mengatakan bahwa pencegahan stroke adalah sesuatu yang sangat penting. Tidak setiap stroke dapat dicegah, tapi stroke diketahui memiliki faktor risiko yang dapat dicegah dengan mengadopsi gaya hidup yang baik.



Gaya hidup sehat menjadi peran utama menurunkan risiko kecacatan dan kematian akibat stroke, bahkan serangan jantung. Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal stroke, tim peneliti dari Albert Enstein College of Medicine di Bronx, New York, menemukan bahwa wanita lebih tua yang mengonsumi makanan dengan jumlah potasium lebih tinggi memiliki risiko stroke yang lebih rendah dibanding mereka yang lebih sedikit mengonsumsi potasium.

Ini ditemukan lebih besar di antara wanita lebih tua yang tak memiliki tekanan darah tinggi.

Sangat penting untuk mengetahui beberapa penyebab stroke agar dapat mengontrolnya. Untuk menjaga jantung dan pembuluh darah Anda tetap sehat, lakukan 4 kebiasaan ini untuk mengurangi hingga setengah risiko stroke :

1.Turunkan tekanan darah

Darah tinggi dapat menggandakan atau bahkan empat kali lebih tinggi risiko stroke jika tidak dimonitor. Ini merupakan kontribusi terbesar baik bagi pria dan wanita. Menurut Harvard’s Women Health Watch pada Juni 2013, perlu menjaga tekanan darah kurang dari 120 atau lebih kurang dari 80 mmHg. Hal ini dapat dicapai dengan mengurangi asupan garam dan mengikuti diet sehat.

2. Berlatih lebih banyak

Olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah , bahkan dapat mengurangi risiko struk itu sendiri. Sebuah studi tahun 2012 yang dipublikasikan dalam jurnal stroke menemukan bahwa olahraga sedikitnya empat kali seminggu mengurangi kemungkinan untuk mengalami strok atau strok mini. Hubungan ini terlihat hanya pada orang yang berlatih empat kali atau lebih dalam seminggu.

3.Minum secukupnya

Minum paling tidak 1 gelas alkohol sehari terlihat seperti mudah dilakukan oleh banyak dari kita.

“Studi menunjukkan jika Anda meminum alkohol sehari sekali, risiko Anda mungkin dapat berkurang,” ungkap Dr. Natalia Rost, profesor dari bidang neurologi Harvard Medical School dan Direktur Asosiasi dari Acute Stroke Service di Massachusetts General Hospital, dalam Harvard’s Women Health Watch.

“Saat Anda mulai minum lebih dari 2 kali sehari, risiko Anda akan bertambah dengan sangat cepat,” tambahnya.

4.Gunakan sedikit aspirin

American Heart Association merekomendasikan orang dengan risiko tinggi terkena serangan jantung untuk menggunakan aspirin dosis rendah sehari-hari, dan penderita yang bertahan dari serangan jantung juga diharuskan mengonsumsi aspirin dosis rendah secara reguler. Aspirin ‘menipiskan’ darah dan membantu mencegah pembentukan pembekuan darah. Hal ini mencegah serangan jantung dan stroke.