WartaSolo.com – DPRD DKI: pengunduran diri Jokowi tanpa penolakan fraksi yang duduk di DPRD DKI. Namun, walaupun tak ada satupun penolakan dari fraksi-fraksi, pengunduran diri Jokowi yang juga merupakan Presiden terpilih tersebut masih diwarnai beberapa catatan.

Adanya sejumlah catatan itu disampaikan oleh fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Koalisi yang mendukung Prabowo-Hatta dalam pilpres 2014 itu mempermasalahkan pada terganggunya proses pembangunan di ibu kota akibat dari pencalonan Jokowi sebagai presiden.


Menurut keterangan Ketua DPRD DKI Prasetyo bahwa Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sudah mendapat sinyal-sinyal setuju dari DPRD dalam pengunduran dirinya. Hal tersebut ditetapkan sesudah DPRD DKI menggelar sidang paripurna penyampaian pandangan fraksi, Sebagaimana dilansir situs JPNN, Senin (6/10/2014).

Pada pelaksanaan sidang tersebut, dari sembilan fraksi DPRD DKI tak ada satupun yang menolak permohonan Jokowi. “Kita telah mendengarkan pandangan semua fraksi. Sebab itu, Pimpinan DPRD akan mengajukan usulan pengunduran diri Gubernur DKI kepada presiden lewat menteri,” ucap Ketua DPRD DKI Prasetyo sesaat sebelum sidang ditutup.

Setelah itu, DPRD melalui jalur Kementerian Dalam Negeri akan mengirimkan surat rekomendasi pemberhentian Joko Widodo kepada presiden. Apabila telah disetujui presiden selanjutnya Gubernur DKI tersebut akan resmi berhenti dari kursi DKI 1 dan siap dilantik sebagai Presiden RI pada tanggal 20 Oktober yang akan datang.