WartaSolo.com – Gubernur Riau Annas Maamun ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin sore, kamis (25/9/2014). KPK tangkap tangan Gubernur Riau Annas Maamun bersama delapan orang yang sedang bersamanya. Diantaranya, istri dan anak Annas Maamun, Pengusaha, Bos Media di Riau, Ajudan, Sopir. Ketika ditangkap KPK, Annas Maamun tertangkap tangan sedang melakukan transaksi suap kepada penegak hukum. Sejumlah Uang rupiah dan dollar singapura turut disita yang jika ditotal berjumlah hingga miliaran rupiah.

Gubernur Riau Annas Maamun ditangkap KPK diduga terkait suap. Bersama Anas, dibawa juga sebuah mobil Innova putih berpelat nomor Riau. mobil bernopol BM 1445 TP tersebut datang bersama enam mobil lainnya lewat pintu samping KPK sekitar pukul 19.30 WIB. Empat di antaranya Nissan X-trail dan tiga mobil Innova. Salah satu mobil Innova pelatnya adalah berawalan BM warna putih.



Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, memang ada benar ada penangkapan. Namun dia belum memberikan keterangan secara detail.

“Iya benar, hari ini kita ada operasi tangkap tangan,” kata Bambang.

Selain menjabat sebagai Gubernur Riau, Annas juga tercatat sebagai ketua DPD Partai Golkar Riau. Informasi internal dari KPK menyebutkan, enam orang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Kini mereka diperiksa secara intensif di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Busyro belum menyebutkan kasus yang melibatkan Annas sehingga ditangkap tangan malam ini. Diduga, Annas terlibat dalam kasus tanah. Dan Annas juga sedang tersangkut kasus pencabulan terhadap Wide (38), putri dari tokoh pendidikan Riau dan mantan anggota DPD RI Soemardi Thaher.