WartaSolo.com – Nama Glen Allan McGrew mendadak terkenal di sosmed dan pemberitaan lainnya. Sepintas tidak ada yang spesial dari bule asal Amerika Selatan ini. Hanya bule yang jualan Burger di pasar Kober. Namun ternyata cerita dibalik ia jualan Burger inilah yang sangat menarik perhatian. Sedikit berbeda dengan kios lain. Ada tulisan yang menarik perhatian dan membuat orang trenyuh. Dengan menggunakan papan putih dan spidol berwarna hitam tertulis, “Mohon doakan istriku yang sakit, Terima Kasih !!”

Isteri Glenn, Purwita memang sedang sakit. Dia mengidap kanker Serviks stadium II B. Purwita kerap merasa sakit sejak bulan puasa tahun 2014 lalu. Purwita sendiri merupakan orang asli Purwokerto.
Meskipun demikian, Glenn menampik jika dia berharap orang berbelas kasihan kepadanya sehingga membeli dagangannya. Tulisan itu, kata Glenn, murni hanya permohonan agar orang mau berdoa untuk kesembuhan istrinya.


Penjualan Burger dan Donat Glen terbilang cukup laris manis dipasaran.  Tak tanggung-tanggung dalam waktu sejam, 75 burger dan 60 donat ludes terjual. “Lumayan ramai,” kata Glenn. Senyumnya mengembang. Glenn menuturkan kiosnya beroperasi selama lima jam saja yakni dari pukul 16.00 sampai 21.00. Dia mengaku, kiosnya diserbu banyak orang karena dagangan yang dijajakan terbilang sangat murah. Untuk satu burger, dia hargai Rp 7 ribu ukuran sedang, dan Rp 10 ribu untuk ukuran jumbo. Sementara, untuk donat Rp 2. 500 sampai Rp 3. 500 per biji.

Menurut Glenn, istrinya harus menjalani kemoterapi sebanyak 6 kali dan diselingi dengan radioterapi minimal 26 kali serta radiotrapi dalam sekitar 3-4 kali di luar kota Purwokerto.
Bersama Purwita, Glenn dikaruniai dua orang anak Jasmine Wijayanti McGrew (9) dan Iregi Druman Rasyid McGrew (5). Saat ini Glenn mengaku sedang menulis sebuah buku tentang pendidikan di Indonesia. “Buku dipending terlebih dahulu meski sudah saya tulis sejak tahun 2006. Saat ini yang penting adalah istri saya,” katanya.

Sikap rasa cintanya terhadap istri yang ditujukan Glen tentu saja sangat menarik simpati banyak orang. Jarang bule rela melakukan semua, dan bekerja keras demi seoarng istri yang sakit. Dan bahkan Glen tidak merasa malu untuk berjualan Burger di pasar meskipun ia seorang pendatang, atau Bule.