WartaSolo.com – Marc Marquez sebagai pembalap dari Repsol Honda mengaku siap melakukan aksi balas dendam pada MotoGP Aragon akhir pekan nanti setelah dirinya mengalami kekalahan dengan finis pada urutan ke-15 di MotoGP San Marino beberapa waktu lalu.

Marc Marquez optimis menang saat tampil di hadapan pendukung sendiri nanti. “Setelah pekan balap yang mengecewakan di San Marino, akan sangat menyenangkan bisa membalap di Aragon. Fanclub saya juga akan datang!” ujar Marc Marquez melalui pernyataan resmi timnya.



“Aragon adalah sirkuit favorit saya dan saya selalu meraih hasil baik dalam tiga tahun terakhir. Semoga tren ini berlanjut. Kami pun akan bekerja keras sejak sesi latihan bebas pertama!” tutupnya.

Saat ini, Marquez berada di puncak klasemen pebalap dengan 289 poin. Ia pun telah mengoleksi 11 kemenangan dan diprediksi akan meraih yang ke-12 di Aragon nanti.

Di sisi lain Giacomo Agostini yakni sang 15 kali juara dunia berpendapat juara dunia MotoGP 2014, Marc Marquez lebih berpeluang mengalahkan rekornya ketimbang Valentino Rossi.

Menurut Giacomo Agostini yang saat ini berusia 72 tahun, Marquez lah kandidat terkuat untuk menyamai atau bahkan mematahkan rekornya. Pasalnya, saat ini Marquez masih berusia 21 tahun, sementara Rossi sudah berusia 35 tahun dan diprediksi akan pensiun pada akhir 2016.

“Di antara keduanya, mungkin Marc yang harus saya cemaskan! Tapi saya tak peduli bila rekor itu patah. Saya hanya pebalap dari masa lampau. Sementara Vale, masalahnya ia sudah berusia 35 tahun, dan Marc masih 21. Jadi Marc jelas lebih berbahaya untuk rekor saya!” tutupnya.