WartaSolo.com Berharap jadi peserta seleksi CPNS 2014, pelamar ini siapkan uang imbalan untuk orang dalam yang dapat menolong untuk memuluskan keinginannya tersebut. Tentu saja hal ini tak akan mungkin dapat terjadi.

Pendaftaran CPNS 2014 ini digelar dengan memakai sistem online. Segala bentuk kecurangan tidak mungkin mendapat celah. Bahkan, untuk mengutak-atik data yang masuk saja juga tidak bisa. Tetapi masih ada saja masyarakat yang mengharapkan ada jalan pintas. Caranya adalah dengan mencari celah dari orang dalam yang dengan itu mereka beranggapan akan dapat disertakan dalam daftar peserta seleksi CPNS 2014. Sedangkan untuk semua itu, pelamar tersebut juga telah menyiapkan imbalan yang berupa uang.


Saat itu ada beberapa pelamar yang datang bersama orangtuanya dan berusaha mencari “orang dalam” yang diharapkan dapat “memuluskan” supaya namanya dapat masuk terdaftar sebagai peserta tes CPNS 2014. Hal tersebut sebagaimana yang terjadi di Posko Layanan Informasi Seleksi CPNS 2014, seperti lansiran laman JPNN, Kamis (18/9/2014).

JANGAN LUPA, pantau juga update info penerimaan CPNS 2017 karena akan dibuka pendaftaran online penerimaan cpns diantaranya adalah penerimaan cpns kemenkumham 2017, dan juga pendaftaran cpns MA 2017 online. Silakan cek dokumen berikut berupa download pengumuman resmi file PDF persyaratan CPNS 2017 kemenkumham dan MA.


Maksudnya, hanya agar dapat menjadi peserta tes saja mereka sudah berani menggelontorkan sejumlah uang. Padahal belum tentu juga nantinya akan lolos.

“Kami sangat bingung bagaimana caranya bisa terdaftar. Jika ada orang Panselnas atau KemenPAN-RB bisa menolong, kami siap beri tanda terimakasih,” pinta seorang bapak yang mendampingi anaknya tersebut.

Keinginan yang sama juga diutarakan seorang ibu yang datang mewakili anaknya. Jauh-jauh datang dari wilayah Sumatera, wanita ini hanya ingin minta bantuan agar dapat ketemu orang dalam supaya anaknya tersebut dapat terdaftar di situs nasional panselnas.

“Tolong kalau bisa diatur agar anak saya dapat terdaftar. Jika nanti bisa kami siap kasih berapa saja,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Gunawan selaku Kasubag Pengaduan KemenPAN-RB mengatakan, untuk keadaan seperti ini pasti akan ada pihak-pihak yang berusaha mendapatkan celah agar dapat menyuap aparatur. Namun, kami tegaskan kepada masyarakat bahwa dalam sistem online tak akan ada satupun aparatur yang dapat disuap.

“Ya, mana mungkin dapat disuap, semuanya saja menggunakan sistem online dan seleksinya juga dengan sistem CAT. Kami sarankan kepada pelamar jangan pernah terpengaruh oleh rayuan oknum yang mengaku sebagai pejabat KemenPAN-RB atau Panselnas yang mengiming-imingi dapat memudahkan untuk lulus menjadi CPNS,” pungkasnya.