WartaSolo.companselnas.menpan.go.id: inilah penjelasan tentang NIK pelamar CPNS yang invalid. Mengingat banyaknya aduan yang masuk tentang kesulitan yang terjadi ketika melakukan pendaftaran CPNS 2014 online, yang salah satunya adalah tentang nomor induk kependudukan (NIK) calon pelamar yang dalam website nasional Panselnas dinyatakan invalid.

Perlu diketahui bahwa dalam penerimaan CPNS 2014 online ini Panitia seleksi nasional (Panselnas) bukanlah pembuat data base NIK. Ditegaskan oleh Panselnas bahwa pihaknya menggunakan data base NIK dalam pendaftaran online adalah merujuk pada data administrasi kependudukan (Adminduk) nasional.


INGAT! pantau juga update info penerimaan CPNS 2017 karena akan dibuka pendaftaran online penerimaan cpns diantaranya adalah penerimaan cpns kemenkumham 2017, dan juga pendaftaran cpns MA 2017 online. Silakan cek dokumen berikut berupa download pengumuman resmi file PDF persyaratan CPNS 2017 kemenkumham dan Mahkamah Agung.


Hayu selaku staf Panselnas mengatakan, “Kami sampaikan di sini bahwa apabila NIK anda ternyata invalid, ataupun NIK anda sama namun datanya berbeda, sebab Panselnas merujuknya pada data di Adminduk. Jadi selama NIK pelamar tersebut telah tercatat dalam data Adminduk nasional, semestinya pelamar dapat mendaftar,” paparnya ketika memberi penjelasan kepada para pelamar yang mengadu di Posko Layanan Informasi Seleksi CPNS 2014, sebagaimana dilansir situs JPNN, Rabu (17/9/2014).

Bagi pendaftar yang ber-e-KTP ataupun tidak, lanjut Hayu, namun apabila NIK-nya telah terdaftar pada data Adminduk pasti dapat melakukan registrasi. Bahkan, telah banyak diantara pelamar yang belum mempunyai e-KTP namun sudah berhasil mendaftar. Tetapi ada yang sebaliknya, yakni pelamar yang telah memiliki e-KTP ternyata tak bisa mendaftar.

“Untuk permasalahan seperti ini, bagi pelamar dihimbau agar memantau ke Adminduk untuk mengetahui status NIK-nya telah tercatat ataukah belum. Apabila belum tercatat, pelamar dapat meminta untuk dimasukkan ke data Adminduk supaya nanti data NIK-nya segera dapat terbaca oleh sistem Panselnas,” pungkasnya.