WartaSolo.com – Hasil pertandingan antara Timnas Indonesia U-19 melawan Atletico Madrid B berakhir dengan skor tipis 1-2. Timnas U19 akui dapat pelajaran berharga dari kekalahan pertandingan uji coba di Madrid, Spanyol, pada Selasa (16/9/2014).

Dikutip dari Kabar24, Selasa (16/09/2014), gol Indonesia dicetak melalui tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti oleh gelandang serang Oktavianus Sitanggang pada menit ke-16. Sedangkan gol pertama Atletico Madrid B terjadi pada menit ke-24 dikontribusi oleh Andres ‘Zubi’ Gonzalez Jaen dengan memaksimalkan assist Ian Gonzalez Nieto yang sebelumnya memperdayai bek kanan Putu Gede Juni Antara.



Gol kedua terjadi pada babak kedua, pada menit 65, melalui Ian Gonzalez dengan memanfaatkan umpan Yongma.

Dalam pertandingan yang disiarkan secara langsung oleh SCTV tersebut, meskipun akhirnya kalah, Indonesia berani melakukan tekanan ke tim reserve Atletico Madrid yang bermain di Segunda B, level ketiga dalam sistem kompetisi Liga Spanyol.

Nyali para pemain skuat asuhan pelatih Indra Sjafri tampak jelas sama sekali tidak ciut oleh nama besar Atletico Madrid, di mana skuat B ini setiap saat bisa saja dipanggil masuk ke skuat utama Atletico Madrid asuhan Diego Simeone.

Sejumlah percobaan jarak jauh dilakukan oleh para pemain Indonesia, cukup merepotkan barisan belakang Atletico B yang diasuh pelatih Argentina Oscar Mena.

Namun, terdapat sedikitnya dua hal yang seharusnya tak boleh terjadi lagi yakni kecerobohan mempermainkan bola di lini pertahanan seperti yang dilakukan Hansamu Yama Pranata dan pelanggaran dari belakang pemain lawan seperti yang dilakukan Ilham Udin Armayn.

Kecerobohan seperti itu akan sangat berbahaya apabila Timnas U-19 melakukannya di putaran final Piala AFC U-19 di Myanmar.

Memasuki babak kedua, peluang emas dimiliki Indonesia pada menit 48, tendangan keras Muhammad Hargianto melayang tipis saja di atas mistar gawang lawan.

Namun semenit kemudian, Ian Gonzalez terlepas dari pengawalan dan langsung berhadapan dengan kiper Ravi Murdianto. Beruntung kontrol Ian lemah dan bola bisa ditangkap Ravi.

Pada menit 60 Indra Sjafri memasukkan Septian David Maulana menggantikan Ilham Udin. Indra agaknya berharap masuknya Septian bisa membuat gol tambahan seperti biasanya dia masuk sebagai pemain pengganti.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya, Atletico Madrid B yang berhasil menambah gol. Yongma berhasil mengelabui Oktavianus Sitanggang di sisi kiri pertahanan Indonesia dan mengirim umpan lambung yang disambar dengan sundulan kepala oleh Ian Gonzalez.

Skuat Garuda Muda dijadwalkan memainkan empat pertandingan selama melakukan persiapan di Spanyol, menghadapi putaran final Piala AFC U-19 edisi 2014 di Myanmar bulan depan.