WartaSolo.com – Florence Sihombing dibebaskan setelah 2 hari mendekam di Polda DIY, mahasiswi UGM yang kini lebih dikenal dengan “Ratu SPBU” tersebut dibebaskan Senin (1/9/2014) sore setelah adanya permintaan penangguhan penahanan dari orangtua dan pihak Universitas Gadjah Mada.

Seperti di ketahui, akhir pekan lalu tepatnya Sabtu (30/08/2014) Florence Sihombing ditangkap dan ditahan di Polda DIY terkait cacian mahasiswi UGM tersebut di media sosial. Florence Sihombing, menghina Jogja diakun path setelah bersitegang di SPBU lempuyangan.


Penahanan dilakukan lantaran Florence Sihombing tidak kooperatif. “Terlapor ini tidak mau menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP),” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Komisaris Besar Polisi Kokot Indarto.

Meski telah dibebaskan, kasus penghinaan yang dilakukan Florence Sihombing tetap dilanjutkan karena pihak pelapor belum mencabut berkas laporan mereka. Florence Sihombing wajib lapor seminggu dua kali karena mendapat jaminan dari orangtua.

“Sesuai prosesur, Florence dikenakan wajib lapor seminggu dua kali. Pembebasan tahanan dilakukan dengan jaminan orangtua. Kami berharap Florence tetap kooperatif dan bersedia datang apabila penyidik memerlukan keterangan dari dirinya. Yang bersangkutan juga sudah bersedia menandatangani BAP penahanan,” kata Any Pudjiastuti selaku juru bicara Kepolisian Yogyakarta, Selasa (2/9/2014).