WartaSolo.com – Situs pendaftaran CPNS online telah dibuka dengan alamat www.panselnas.menpan.go.id mulai Rabu (20/8/2014) kemarin. Namun pada hari pertama dibuka situs tersebut mengalami kendala yakni server tidak kuat menampung julan visitor yang mencapai 5 juta orang.

“Server kita memang sedang down. Ini karena memang tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mendaftar ,” kata Herman Suryatman selaku Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), Jumat (22/8/2014).



Herman juga menyebutkan sejak pertama kali dibuka pada 20 Agustus 2014 hingga pukul 02.00 WIB dini hari pada 21 Agustus, sudah ada 5 juta kunjungan tercatat pada situs resmi panselnas tersebut. “Sampai sekarang mungkin sudah tembus 10 juta. Makanya, server kita bisa sampai down,” tuturnya.

Menurut Herman, hal ini biasa terjadi pada awal-awal pendaftaran. “Dari pengalaman tahun sebelumnya, ini biasa terjadi di tiga hari pertama. Ini hal yang wajar seperti pengalaman kita tahun sebelumnya. Masyarakat euforia, jadi semua membuka,” sebutnya.

Dia memerkirakan pada hari keempat, situs ini dapat kembali normal dibuka kembali oleh para calon pelamar. Hal senada diungkap Tim Audit IT Panselnas perwakilan BPPT, Zainul Azwar Efendi. “Kami sudah berusaha sekeras mungkin. Ini sudah kami lakukan uji coba selama 2 pekan belakangan ini. Ada 2.000 pengunjung dalam satu jam. Itu tidak ada masalah,” katanya.

Atas masalah yang terjadi dalam dua hari terakhir, Kemen PAN-RB meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. “Kami minta maaf, bukan bermaksud menghalang-halangi yang ingin mendaftar. Namun, memang antusiasme tinggi,” ujar Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Herman Suryatman.

Menurut Herman, calon pendaftar tidak perlu panik karena Kemen PAN-RB terus mempercepat proses perbaikan. “Kami tetap bekerja keras supaya masyarakat bisa segera nyaman melakukan pendaftaran,” tuturnya.