WartaSolo.com – Tahun 2014 ada gebrakan yang dilakukan pemerintah dalam seleksi penerimaan CPNS Tahun 2014. Pemerintah melarang perokok untuk melamar menjadi CPNS terutama di lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan pos-pos pekerjaan bidang kesehatan di pemerintah daerah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah perokok di Indoensia yang tiap hari semakin bertambah.

Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi mengungkapkan gagasan ini, karena melihat masayarakat yang masih untuk berkomitmen tidak merokok. Padahal sudah dicantumkan gambar penyakit-penyakit akibat menghisap rokok di bungkus rokok. Dengan tujuan pengguna rokok akan semakin berkurang, dan sadar akan biasa merokok.



“Jangan terima pegawai-pegawai (PNS) kesehatan yang perokok. Malu-malukan saja,” katanya di sela acara penghargaan Lomba Sekolah Sehat di Jakarta, Senin (18/8).

Usulan mengenai lamaran CPNS untuk perokok rencananya diterapkan dulu di lingkungan Kemenkes. Karena sangat memprihatinkan jika para pegawai departemen kesehatan yang mengkampanyekan anti rokok ternyata juga masih merokok.

“peningkatan komitmen tidak merokok itu harus dijalankan keroyokan lintas kementerian. Menurutnya upaya ini tidak bisa dipasrahkan sepenuhnya ke Kemenkes saja. “Edukasi untuk tidak merokok perlu sistematis dan teratur,” tandasnya.