WartaSolo.com – Uang NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) hari ini resmi mulai beredar, namun untuk sementara baru pecahan Rp 100.000 yang diedarkan sebagai uang baru pengganti uang tahun emisi lama.

Peresmian yang dilakukan hari ini menandai berlaku efektifnya peredaran rupiah Rp 100.000 emisi 2014 pada seluruh sistem jaringan di tanah air. Agus Martowardojo selaku Gubernur BI mengatakan, bahwa uang NKRI baru bisa didapatkan di anjungan tunai mandiri (ATM) seluruh bank.


“Uang NKRI sudah diedarkan hari ini, namun karena Minggu, BI hanya membuka beberapa kantor untuk pengedarannya,” kata Agus di gedung BI, kemarin (17/8/2014).

Seperti dikabarkan beberapa waktu lalu, meski hadir dengan nama uang NKRI namun dari sisi desain, uang NKRI tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan uang lama. Bedanya hanya pada frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia” di” bagian muka dan belakang uang yang sebelumnya hanya tertulis “Bank Indonesia”.

Untuk sementara uang NKRI hanya tersedia dalam pecahan Rp 100 ribu, hal tersebut mengingat kapasitas cetak Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Perum Peruri) yang terbatas. Namun demikian dipastikan secara bertahap uang NKRI akan diimplementasikan pada seluruh pecahan rupiah.