WartaSolo.com – Uang baru NKRI ternyata telah dirilis secara resmi oleh Bank Indonesia pada hari Kamis (14/08/2014). Tenntunya ini sangat mengejutkan mengingat kabarnya uang NKRI baru tersebut baru akan dirilis setelah hari kemerdekaan Indonesia yakni tanggal 17 Agustus 2014.

Di hari perilisan uang baru NKRI Bank Indonesia baru mengeluarkan uang pecahan 100.000 tahun Emisi 2014, sedangkan untuk uang NKRI pecahan lain dengan ciri-ciri umum sebagaimana diatur dalam UU Mata Uang akan dilakukan secara bertahap.



Hampir tak ada perbedaan yang terlihat jika dilihat dengan sekilas dan dengan mata telanjang. Secara umum desain uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2004 yang beredar saat ini.

Berikut perbedaan ciri-ciri uang NKRI baru pecahan Rp100.000 (Seratus Ribu Rupiah) tahun 2014 dengan 2004, seperti yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI).

  1. Perubahan desain see trough register/rectoverso
  2. Frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. Perubahan penulisan nama dan gelar pahlawan (sesuai keppres)
  4. Perubahan lokasi tahun emisi dan tahun cetak
  5. Perubahan penanda tangan (Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan)
  6. Penambahan blok warna
  7. Perubahan warna pada nomor seri
  8. Perubahan ukuran huruf pada frasa Bank Indonesia

Meski dengan berlakunya uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014 ini, uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2004 masih akan tetap berlaku sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia.