WartaSolo.com – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menerapkan sistem untuk tes CPNS tahun ini diwajibkan untuk membawa kartu tanda penduduk (KTP) asli. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurangan seperti menggunakan joki dalam tes CPNS.

Kabid Data dan Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Mukomuko, Edi Suntono menyatakan bahwa “Peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) kita wajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) yang asli agar tidak ada peserta yang menggunakan joki dalam mengerjakan soal ujian,” di Mukomuko, Minggu.



Beliau mengatakan, instansi itu telah membentuk panitia yang akan mengurusi tahapan dalam pelaksanaan tes CPNS yang akan digelar di Universitas Bengkulu (Unib). Menurut dia, panitia ini lah yang nantinya bertugas mengantisipasi agar tidak ada peserta yang menggunakan jasa joki dalam mengerjakan soal tes CPNS.

“Panitia akan mengawasi dengan ketat. Setiap peserta yang masuk ke ruangan ujian, selain membawa nomor peserta, juga KTP asli,” ujarnya. Ia menjelaskan, panitia akan mengecek satu per satu secara teliti foto dalam nomor ujian peserta dan foto dalam KTP asli milik peserta.

Menurut dia, panitia terdiri atas gabungan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti BKPPD, Inspektorat Wilayah, dan PNS di sekretariat daerah. Demikian informasi dikutip dari Antaranews, Minggu (10/08/2014).