WartaSolo.com – Sampai detik ini, serangan Israel ke wilayah Gaza belum juga surut. Sejak agresinya pada 8 Juli lalu kabarnya militer Israel telah tewaskan 662 warga sipil Gaza. Dari sejumlah sumber disebutkan bahwa dari 662 warga yang tewas, ada 161 anak kecil, 66 perempuan, dan 35 orang tua yang jadi korban kebrutalan Israel.

Sadisnya selain warga tewas yang mencapai angka 600 warga yang luka-luka akibat serangan ini angkanya sudah mencapai 4200 orang. Angka ini kemungkinan bisa betambah mengingat agresi militer Israel yang tak kunjung dihentikan.



Hingga Rabu (23/7/2014) Israel terus melancarkan gempuran ke rumah-rumah penduduk yang disinyalir ada para pemberontak Hamas. Tak hanya mengincar kelompok Hamas, Israel juga menargetkan masjid-masjid jadi salah satu target operasinya. Pada Sabu (19/7) pekan lalu, satu masjid di Kota gaza porak poranda yang akibatkan 15 warga Palestina tak berdosa tewas. Tempat ibadah umat Islam tersebut terletak tak jauh dari Komandan Polisi Gaza.

Selain Masjid, tentara Israel juga menargetkan Rumah Sakit yang berada di sekitar Gaza. Mereka juga lakukan blokade sehingga RS tersebut terbengkalai untuk beroperasi serta sukar diakses. Blokade ini tentu saja memperkeruh suasana dan memperburuk kualitas hidup warga Gaza khususnya mereka yang terluka akibat konflik.

Terakhir, Israel juga menargetkan kantong-kantong kekuatan Hamas yang paling diincar. Namun seing kali serangan-serangan Israel justru menimbulkan banyak korban dari warga sipil. Negeri Zionis itu terus merangsek dan menyerang para penduduk, bahkan tak segan menewaskan warga sipil. Bagimana menurut anda?