Mata Juling – Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Share:

Mata Juling – Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi. Jangan remehkan mata juling pada anak karena dapat mengganggu penglihatan mereka serta mengurangi kepercayaan diri mereka. Dengan mengetahui gejala-gejalanya, Anda bisa mengatasi mata juling pada anak dengan cepat.

Mata juling atau strabismus seringkali muncul pada masa kanak-kanak. Pada mata juling, otot mata yang terhubung ke otak tidak bekerja dengan tepat antara mata kanan dan mata kiri bahkan keduanya sehingga gerakan mata berbeda, padahal seharusnya kedua mata bergerak ke arah yang sama.

Gejala Mata Juling

Beberapa gejala mata juling yang dapat dicermati antara lain mata tidak bergerak ke arah yang sama di saat bersamaan. Salah satu mata akan menyipit atau menutup pada saat terpapar matahari dan seringkali menabrak saat berjalan. Sebagian anak yang mengalami mata juling mengeluh mengalami pandangan ganda. Karena posisi bola mata yang berbeda.  Namun ada juga yang tidak pernah mengeluh. Kondisi mata juling justru lebih sering dikenali oleh orang lain. Anak kecil yang belum mampu berkomunikasi dengan baik, biasanya tampak sering menyipitkan mata atau memiringkan atau memutar kepala ketika berusaha melihat sesuatu agar lebih jelas.

Penyebab Mata Juling

Pada kondisi mata juling, umumnya satu mata yang garis pandangnya ke depan lebih dominan dan satu mata lagi yang garis pandangnya tidak selalu ke depan  lebih lemah. Mata yang dominan, kemampuan fokusnya dan hubungan dengan otak jauh lebih baik. Sedangkan mata yang lebih lemah biasanya terlihat tidak fokus atau tidak terhubung baik dengan otak.

Tidak diketahui dengan pasti penyebab dari mata juling, kemungkinan hal ini berkaitan dengan genetik.

Selain itu, risiko mata juling juga meningkat pada anak yang mengalami persalinan prematur, down syndrome ataupun cedera kepala dan lain-lain.

Kondisi mata juling juga dapat dipicu oleh gangguan penglihatan seperti rabun jauh atau katarak.

Baca Juga: Inilah 21 Contoh Jenis Penyakit Mata dan Gejalanya

Cara Mengatasi Mata Juling

Jika kondisi mata juling tidak mendapatkan perawatan tepat, kemungkinan otak tidak akan menangkap hal-hal yang dilihat pada bagian mata yang lemah. Hal ini dapat menyebabkan kondisi amblyopia atau mata malas yang tidak mampu fokus. Bahkan, dapat menyebabkan kehilangan daya pandang sama sekali.

Pada jangka panjang, mata juling dapat mengganggu kemampuan melihat ruang tiga dimensi

Ada beberapa langkah yang umumnya direkomendasikan untuk mengatasi mata juling yaitu

Penggunaan kaca Langkah ini dapat dilakukan pada mata juling yang tergolong ringan.

Penutup mata sementara. Ditempelkan pada mata yang lebih kuat untuk merangsang mata yang      lebih lemah. Penutup mata ini digunakan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan dengan harapan dapat membuat mata bergerak ke arah dan kecepatan yang sama.

Operasi otot mata. Kemungkinan operasi dapat dilakukan lebih dari satu kali.

Obat tetes mata. Diperlukan untuk membantu memperbaiki pandangan yang kabur.

Olahraga mata.

Meski sudah dilakukan operasi, masih ada kemungkinan anak harus tetap menggunakan kaca mata untuk memperbaiki kondisinya. Karena itu perlu terus melakukan pemeriksaan lanjutan. Jangan anggap remeh kondisi mata juling pada anak. Dengan mengetahui gejala awalnya, bisa mengatasi kondisi tersebut jauh lebih baik karena diobati dengan cepat. Jika anak mengalami gejala-gejala kondisi mata juling, segera periksakan ke dokter atau spesialis mata. Jangan menunda-nunda pemeriksaan karena dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada anak. semoga ulasan diatas bermanfaat. [YuQe – WArtaSolo.com]


Share:

Berita Lainnya