Manfaat Buah Pir Dan Kandungan Nutrisi Bagi Kesehatan

Share:

 Manfaat Buah Pir Dan Kandungan Nutrisi Bagi Kesehatan. Pir merupakan buah yang segar karena tinggi kadar air, serta memiliki rasa yang manis dan lezat. Pir merupakan buah impor, namun kini di Indonesia sudah banyak dijual, bahkan dipasar tradisional sekalipun. Selain lezat dan segar, buah pir juga mengandung nilai gizi yang tinggi.

Beberapa manfaat buah pir bagi kesehatan yang sangat bermanfaat bagi tubuh,  kemampuannya membantu dalam menurunkan berat badan, meningkatkan pencernaan, meningkatkan kesehatan jantung, mengatur kadar cairan tubuh, mengurangi tekanan darah, meningkatkan kemampuan kognitif, mencegah kanker, penyembuhan luka dan perbaikan jaringan, mncegah kelahiran cacat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, meningkatkan metabolisme, meningkatkan sirkulasi darah, melindungi terhadap osteoporosis, serta bermanfaat bagi kesehatan, mata, dan rambut.

Buah pir merupakan buah yang sudah banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Ada berbagai jenis pohon pir, dan beberapa diantaranya berbuah dan dapat dimakan oleh manusia. Beberapa varietas pir lainnya hanya digunakan sebagai tanaman hias dan semak-semak. Buah pir memiliki ciri khas di bagian atas mengecil dan lebih lebar di bagian bawah(mirip alpukat), namun ini bukan semua varietas buah pir. Beberapa pir ada yang berbentuk seperti buah apel. Buah Pir sudah lama ditemukan, terutama di Eropa, Afrika Utara, serta ada bukti bahwa buah pir sudah dikonsumsi sejak zaman prasejarah.

Masih belum jelas apakah varietas Pir berasal dari Eropa lalu pindah ke timur, atau varietas Asia yang menyebar ke barat dan selatan China. Namun bukti tampaknya mengarah ke China sebagai sumber utama asal buah pir. Kemampuannya untuk tumbuh dengan mudah di tempat-tempat dengan iklim dingin membuatnya sangat fleksibel dan lebih mudah dibudidayakan.

Fakta Kandungan Gizi dalam buah Pir juga telah diketahui memiliki manfaat obat selama ribuan tahun. Ilmu pengetahuan kesehatan modern sekarang memberitahukan kita bahwa buah Pir mengandung mineral, vitamin, dan kandungan senyawa lain yang berpotensi bagi kesehatan secara luas. Senyawa aktif dalam buah Pir adalah kalium, vitamin C, vitamin K, fenolik, folat(vitmin B9), serat , tembaga, mangan, magnesium, serta vitamin B-kompleks.

Berikut Beberapa Manfaat Penting Buah Pir Bagi Kesehatan

Rendah Kalori: Salah satu keluhan dari beberapa orang tentang berbagai buah-buahan ialah kandungan kalorinya, terutama kalori yang berasal dari gula alami. Namun pir merupakan salah satu buah yang berkalori terendah. Satu buah pir rata-rata mengandung lebih dari 100 kalori, yaitu hanya 5% kalori harian dari diet yang sehat. Namun gizi dalam buah Pir akan memberikan kesehatan yang sangat besar, dan serat akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Oleh karena itu orang yang mencoba untuk menurunkan berat badan, seringkali beralih ke buah pir untuk mendapatkan yang paling murah. Pir adalah sumber energi tinggi dan makanan bergizi tinggi, namun berdampak rendah bagi berat badan dan obesitas.

Kesehatan Pencernaan dan Kesehatan Usus: kandungan serat buah pir berperan sangat penting bagi pencernaan manusia. Satu porsi buah pir menyediakan 18% dari kebutuhan asupan serat harian, jadi sangat kuat untuk kesehatan dan fungsi pencernaan. Sebagian besar serat dalam buah pir merupakan serat tak larut, yang berarti bertindak sebagai agen pengumpul di usus. Serat akan mengakumulasi makanan sehingga lebih mudah untuk melewati usus. Selain itu, merangsang sekresi lambung dan cairan pencernaan sehingga makanan bisa bergerak lembut, dalam keadaan yang lebih mudah dicerna. Ini akan mengatur buang air besar dan mengurangi kemungkinan sembelit dan diare, karena menambah pergerakan usus. Juga, sifat serat pir yang berpasir membantu mengikat agen penyebab kanker dan radikal bebas dalam usus besar dan melindunginya dari efek merusak

Pencegahan Kanker: Antioksidan adalah sifat anti-karsinogenik yang diunggulkan, dan buah pir telah dikaitkan dengan dengan pencegahan beberapa jenis kanker, termasuk kanker usus, rektum,prostat, dan paru-paru. Buah Pir memiliki nilai antioksidan yang tinggi, jika dibandingkan dengan banyak buah-buahan lainnya.

Antioksidan: Seperti banyak buah-buahan lainnya, pir juga kaya antioksidan. Antioksidan berguna untuk menghilangkan efek radikal bebas yang menumpuk di dalam tubuh dari sisa metabolisme. Radikal bebas bisa memutasi DNA sel sehat menjadi sel-sel kanker, dan dapat menyebabkan beberapa kondisi yang buruk lainnya. Senyawa antioksidan dalam buah Pir seperti vitamin C, vitamin A, dan senyawa flavonoid seperti beta-karoten, lutein, dan zea-xanthin dapat membantu membersihkan tubuh dari senyawa racun berbahaya.

Sistem Kekebalan: Sistem kekebalan tubuh juga didorong oleh aktivitas antioksidan dan vitamin-C. Vitamin C telah lama dikenal bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh, yaitu karena merangsang produksi dan aktifitas sel darah putih. Secara tradisional, buah-buahan seperti pir telah disarankan untuk menghilangkan kondisi seperti pilek, flu, atau berbagai penyakit ringan lainnya. Hal ini karena manfaatnya yang memberikan dorongan kepada sistem kekebalan tubuh, sehingga cepat bisa membantu penyembuhan.

Mengandung Kalium: Pir merupakan makanan sumber kalium yang tinggi, artinya pir dapat bisa memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan jantung. Hal ini karena kalium merupakan vasodilator paling terkenal. Ini artinya buah Pir bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, karena kalium akan mengurangi ketegangan seluruh sistem kardiovaskular dan mencegah pembekuan darah yang bisa merugikan kesehatan. Selain itu juga meningkatkan aliran darah, sehingga akhirnya meningkatkan fungsi organ tubuh secara efektif. Menurunkan tekanan darah juga terkait dengan resiko lebih rendah dari penyakit kardiovaskular lain seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke. Tanpa kalium, banyak fungsi penting dari tubuh akan melambat atau bahkan berhenti sama sekali

Mencegah Cacat bawaan pada bayi: Folat atau vitamin B9 merupakan satu dari senyawa nutrisi paling berharga dari buah pir. Asam folat telah berkorelasi positif dengan penurunan cacat tabung saraf pada bayi baru lahir. Jadi, makan buah yang kaya folat seperti pir bagi ibu hamil dapat melindungi kesehatan dan kebahagiaan bayi dalam kandungan. Wanita hamil selalu dianjurkan untuk memenuhi asupan asam folat yang cukup memadai.

Penyembuhan Luka: Vitamin C juga merupakan bagian penting dari pembentukan jaringan baru pada berbagai organ tubuh dan struktur sel tubuh. Hal ini akan membuat metabolisme tubuh berjalan lancar, dan memastikan bahwa semua fungsi organ bekerja dengan baik. Selanjutnya, penyembuhan luka akan dipercepat dengan kandungan tinggi asam askorbat (vitamin c), seperti luka kecil, luka besar, dan kerusakan jaringan oleh penyakit. Hal ini juga dapat membantu memperbaiki pembuluh darah yang rusak, yang mengurangi ketegangan pada sistem kardiovaskular dan mencegah perkembangan penyakit jantung tertentu.

Meningkatkan Sirkulasi Darah: Bagi penderita anemia atau kekurangan mineral lainnya, pir bisa sangat membantu karena kandungan tembaga dan besi. Tembaga berguna untuk memfasilitasi dan meningkatkan penyerapan mineral. Dan meningkatkan asupan zat besi berarti meningkat pembentukan sel darah merah. Zat Besi merupakan bagian terpenting dari hemoglobin, dan anemia adalah nama lain untuk defisiensi zat besi. Anda dapat mencegah kelelahan, kerusakan kognitif, kelemahan otot, dan kerusakan organ dengan mengkonsumsi makanan tinggi zat besi dan tembaga, yang keduanya ditemukan dalam jumlah yang baik dalam buah pir.

Kesehatan Kulit, rambut, dan Mata: Salah satu vitamin yang paling serbaguna dalam tubuh manusia adalah Vitamin A. Buah Pir tinggi vitamin A, dan senyawa lanjutan seperti lutein dan zea-xanthin. Senyawa-senyawa tersebut bertindak sebagai antioksidan, serta berpartisipasi untuk beberapa reaksi enzimatik dan fungsi organ. Dalam hal ini buah pir dapat mengurangi efek penuaan dini pada kulit, seperti keriput dan bintik-bintik akibat usia. Buah Pir juga dapat mengurangi kerontokan rambut, degenerasi makula, katarak, dan berbagai kondisi lainnya yang berhubungan dengan proses penuaan.

 Mengurangi Peradangan: Senyawa antioksidan dan flavonoid dari buah pir juga dapat menimbulkan efek anti-inflamasi dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi rasa sakit yang terkait dengan penyakit inflamasi. Termasuk mengurangi gejala pada kondisi rematik, asam urat, dan kondisi peradangan akibat yang lain. Kebanyakan buah juga memiliki efek anti-inflamasi, kecuali buah jeruk yang tidak begitu efektif. Kesehatan Tulang: Kandungan mineral pir yang tinggi meliputi magnesium, mangan, fosfor, kalsium, dan tembaga. Ini berati buah Pir juga dapat mengurangi kehilangan mineral dalam tulang, sehingga kondisi seperti osteoporosis pada usia tua bisa diperlambat.

Tanpa kita sadari buah yang sangat segar bila dimakan dimusim panas ini memiliki manfaat yang luar biasa banyak. Meskipun belum diketahui dari mana asal buah pir namun buah pir sangat familiar hamper diseluruh belahan dunia. Semoga ulasan diatas bermanfaat. [YuQe – WartaSolo.com]


Share:

Berita Lainnya