Manfaat Sayur Pare Bagi Kesehatan Dan Kecantikan

Share:

Manfaat Sayur Pare Bagi Kesehatan Dan Kecantikan. Pare merupakan salah satu bahan makanan yang terkenal dengan rasa pahitnya yang begitu terasa. Sayuran yang identik dengan rasa pahit ini seringkali dihindari untuk dijadikan lauk makanan karena rasanya yang tak enak itu. Padahal, dibalik rasa pahit tersebut tersimpan manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh hingga sisi kecantikan yang alami. Bahkan di beberapa negara lain justru menggunakan pare sebagai ramuan obat-obatan herbal dengan manfaat optimal.

Begitu pula dengan mengkonsumsi sayur pare ini bisa dijadikan bentuk perawatan tradisional yang terjadi secara disadari atau tidak. Sebenarnya, rasa pahit pada sayur pare ini tersimpan nutrisi lebih seperti kandungan karbohidrat, pigmen dan albumnoid. Masing-masing kandungan itulah yang memiliki khasiat luar biasa dan seringkali digunakan sebagai obat. Tetapi, yang lebih sering adalah untuk dijadikan lauk pauk dengan rasa pahit dan sedikit gurih. Bahkan bisa pula rasa pahit itu diubah karena penggunaan dari bahan lain, sehingga pahit bisa hilang. Sekarang juga sudah banyak dijadikan kripik pare yang rasanya jauh lebih enak.

Manfaat Pare untuk Kesehatan dan Kecantikan

Mengkonsumsi pare/paria dengan rasa pahitnya ini, tersimpan banyak khasiat lebih yang bisa diperoleh bagi tubuh. Selain dikonsumsi, pare ini bisa dijadikan sebagai ramuan kecantikan alami. Dari beberapa manfaat dari sisi kesehatan dan juga kecantikan ini antara lain:

  1. Mengurangi pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Pare ini mampu menghambat sel kanker yang terjadi pada organ Pankreas. Karena, sayuran tersebut dapat memberikan pengaruh pada metabolisme glukosa yang ada pada kanker itu. Dalam artian, konsumsi pare dengan dibuat jus dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang terjadi pada organ tubuh pankreas ini.
  2. Membantu program diet sehat. Dalam program diet ini dibutuhkan menu makanan yang rendah kalori dan sebagainya. Pare pun sangat cocok sebagai asupan yang mengandung rendah kalori, sehingga aman bagi mereka yang sedang melakukan program diet sehat tanpa menimbulkan lemak yang terus bertambah. Bahkan sangat baik pula untuk dikonsumsi pada penderita diabetes yang ingin menjalankan diet agar lebih lancar.
  3. Sebagai ramuan herbal bagi diabetes. Sayur pare memiliki kandungan dengan sifat hipoglikemik atau peran sebagai penurun kadar gula di dalam darah. Dengan maksud, mengkonsumsi buah pare sama dengan menerapkan proses perawatan guna mendapatkan kadar gula dalam darah yang normal. Sayur pare tersebut dapat bekerja dengan rasa pahitnya sebagai penurun dari kadar gula yang lebih cenderung untuk naik. Untuk itu, Anda bisa mengkonsumsi pare sebagai pengontrol sekaligus penurun kadar gula dalam darah.
  4. Melegakan pernafasan.mRasa sesak nafas yang ini seringkali pengganggu proses pernafasan pada diri seseorang. Dimana pada keadaan tak nyaman tersebut bisa segera hilang dengan pare. Bahwa sayur pahit ini mampu menjadikan sel-sel pengecap di saluran pernafasan untuk terbuka lebar. Pada kondisi seperti ini, membuat saluran terbuka lebar dan sirkulasi udara itu jauh lebih lancar dari sebelumnya. Baca juga artikel sebelumnya tentang obat asma tradisional.
  5. Merawat kecantikan kulit. Seringkali sisi kecantikan pada diri seorang wanita menjadi terganggu oleh berbagai hal, seperti polusi, debu hingga pancaran sinar matahari. Masalah tersebut menjadikan kulit wajah terlihat jauh lebih kusam dan kusut, sehingga membuat penampilan menjadi menurun. Untuk masalah ini, pare bisa dijadikan sebagai masker wajah alami, caranya ialah mengolah pare sampai lembut dan dioleskan pada wajah. Pare tersebut dapat mengurangi masalah pada kulit wajah dan menjadikan wajah terlihat bersih dan segar. Terhindar dan terlepas dari masalah-masalah tersebut secara alami. Dengan begitu, kulit wajah senantiasa terjaga dan tetap cantik alami.
  6. Menyuburkan rambut. Siapa sangka kalau tanaman yang satu ini punya khasiat untuk menyuburkan rambut. Lalu bagaimana cara memanfaatkannya? Gampang, segenggam daun pare dicuci bersih. Daun pare tersebut kemudian ditumbuk sampai seperti bubur, tambahkan air 3/4 gelas. Ramuan ini kemudian diembunkan semalaman. Pagi-pagi ramuan ini disaring, airnya dipakai untuk membasuh kulit kepala.
  7. Menghitamkan Rambut. Selain dapat menyuburkan rambut, daun pare juga bisa digunakan untuk menghitamkan rambut yang kemerahan akibat sering terapar sinar matahari atau bawaan lahir. Ambil daun pare yang masih segar secukupnya, lalu dicuci bersih. Daun pare tadi ditumbuk sampai halus, lalu diperas dengan sepotong kain. Airnya dipakai untuk melumas kulit kepala. Lakukan setiap hari. Ramuan ini terutama digunakan untuk bayi dan anak balita.
  8. Mengobati disentri. Bagi Anda yang menderita disentri, bisa disebuhkan dengan ramuan tradisional jus pare. Tapi tentunya rasanya sangat tidak enak. Bayangkan saja, rasa pahit pare dibuat sebagai jus. Caranya sih cukup mudah, buah pare segar dicuci lalu dibelah, isinya dibuang. Parut atau dijuice, airnya disaring dan diminum. Segera minum air matang setelah meninum ekstrak jus pare ini. Satu kali minum 200 cc, lakukan satu kali sehari saja.
  9. Mengobati diare. Meskipun sama-sama menyebabkan sakit perut dan uang air besar, namun disentri dan diare memiliki penyebab yang berbeda. Maka dari itu, penanganannya juga berbeda. Di sini kita akan menggunakan akar pare, bukan daun maupun buahnya. Ambil akar pare yang masih segar sebanyak 30 g. Dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan gula pasir  secukupnya lalu diminum.
  10. Biji pare obat cacingan. Anak anda cacingan? Pare bisa dimanfaatkan untuk mengobati cacingan pada anak. Caranya, Ambil dua sampai tiga biji pare. Giling sampai halus, aduk dengan sedikit air masak. Minum, disusul dengan minum air hangat. Ramuan ini untuk pengobatan infeksi cacing gelang. Bisa juga menggunakan daunnya. Daun pare segar sebanyak 7 gram, diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin airnya disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus sebelum makan pagi.
  11. Mengobati bisul/abses. Daun pare juga bisa kita jadikan sebagai obat bisul tradisional. Ambil segenggam daun pare, cuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu minum. Lakukan pengobatan ini selama beberapa hari hingga bisul pecah atau kempes.
  12. Mengobati kencing bernanah. Kencing bernanah bisa disebabkan adanya infeksi pada saluran kencing. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan ramuan tradisional dari daun pare. Siapkan 6 lembar daun pare, 2 jari akar jayanti, 2 jari kulit kemboja dan 1 jari rimpang temulawak. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong  Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas, lalu tambahkan gula aren secukupnya. Saring airnya dan minum 2 kali sehari.
  13. Demam, malaria, sakit lever, sembelit. Penyakit-penyakit tersebut bisa diobati dengan ramuan daun pare berikut ini. Segenggam penuh daun paria dicuci bersih, lalu ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air matang, diaduk merata lalu disaring. Air  saringannya ditambahkan sedikit garam, lalu diminum pada pagi hari sebelum makan.
  14. Menghilangkan haus karena panas dalam. Saat menderita panas dalam, kadang kita suka merasa kehausan yang amat sangat. Untuk menghilangkannya bisa dengan mengkonsumsi ramuan herbal dari buah pare. Satu buah pare mentah yang masih segar dicuci bersih, lalu dibelah. Buang isinya, potong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3  gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring,  dan diminum.

Ternyata sayur dengan rasa pahit dan jarang orang yang menyukainya memiliki manfaat yang luar biasa. Dengan adanya ulasan diatas semoga masyarakat lebih bisa mencintai sayur pare dan lebih paham lagi akan manfaat yang terdapat dalam sayur pare. [YuQe – WartaSolo.com]


Share:

Berita Lainnya