Usia Pemberian Obat Cacing Pada Anak

Share:

Usia Pemberian Obat Cacing Pada Anak. Sebagai orang tua rasa cemas dan waswas akan kesehatan anak pastilah ada. Terkadang ketika anak tidak mau makan kita akan menduga-duga penyebabnya, nah salah satu kesimpulan kita pada umumnya ialah anak bayi mungkin cacingan. Dugaan tersebut memang bisa dibenarkan, sebab salah satu gejala cacingan adalah menurunnya nafsu makan. Namun demikian hal-hal menyangkut obat alangkah baiknya bila kita berkonsultasi kepada ahlinya (dokter anak/ bidan) agar tidak terjadi kesalahan perlakuan terhadap bayi.

Pemberian obat cacing pada bayi harus dikonsultasikan kepada dokter dahulu karena terkait usia bayi dan dosisobat cacing yang akan diberikan. Umumnya obat cacing diberikan setelah bayi berusia lebih dari 2 tahun. Pemberian obat cacing harus melalui diagnose khusus yaitu melalui feses bayi.

Pada label obat cacing juga selalu kita temukan tentang batasan umur ini, disana biasanya tercantum umur minimal adalah 2 tahun dan pemberiannya juga lebih sedikit. Salah satu obat cacing pirantel yang bisa diberikan pada anak hanya dianjurkan 5 ml saja. Pemilihan obat ini juga sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anak, sebab salah satu efek samping pemberian obat cacing ialah menurunnya nafsu makan.

Baca Juga: Cacingan Pada Anak Dan Pengobatannya

Cacingan bisa menulari siapa saja bayi, anak-anak, dewasa bahkan orang tua. Cacing bisa menular dengan berbagai cara, diantaranya melalui udara, kulit dan lain-lain. Anak bayi umur 2 tahun umumnya sangat suka bermain di halaman dan hobinya bermain tanah. Pada proses inilah telur-telur cacing bisa masuk ketubuh anak baik melalui kulit atau termakan. Untuk itu biasakan mereka mengenakan alas kaki ketika bermain di luar rumah dan juga potong kukunya secara rutin. Serta tidak lupa cuci tangan sebelum makan dan sesudah beraktifitas.

Penyakit cacingan bukanlah sesuatu yang sangat mengkhawatirkan, sehingga jangan sampai pula kesenangan anak bermain di halaman dibatasi karena ketakutan kita akan anak cacingan. Meskipun tidak berbahaya namun perlu perhatian dari orang tua untuk menghindari cacing merajalela dan mengganggukesehatan anak.  Sebab kegiatan anak bermain tanah juga berguna bagi perkembangan mereka. Kita harus bijak menyikapi hal-hal seperti ini, beri mereka alas kaki dan ajarkan tentang kebersihan secara perlahan sesui dengan kapasitas daya pikir anak. [YuQe – WartaSolo.com]


Share:

Berita Lainnya