Anak Alergi Protein Tertentu, Inilah Makanan Yang Cocok

Share:

Anak Alergi Protein Tertentu, Inilah Makanan Yang Cocok. Anak yang mengalami alergi pada protein tertentu memang dalam hal makanan harus ekstra hati-hati. Bila salah member makan atau dengan tidak sengaja memakan makanan tertentu akan timbul bintik merah walaupun hanya sedikit saja. Alergi pada protein tertentu yang berasal dari susu sapi, daging unggas dan getah pada buah dan sayuran memang harus diwaspadai. Ini menyebabkan benjolan merah pada kulit anak apabila benjolan tersebut digaruk maka akan menjadi luka dan bernanah. Tapi kenapa anak bisa alergi terhadap beberapa makanan berprotein tertentu.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab timbulnya alergi pada anak diantaranya:

  • Faktor genetik.
  • Sistem kekebalan tubuh tidak sempurna karena saat bayi anak tidak mendapatkan asupan ASI eksklusif.

Makanan Yang  Tidak Aman Untuk di Konsumsi:

Sebenarnya alergi ini tidaklah mengancam jiwa anak secara langsung. Namun luka yang ditimbulan oleh gatal-gatal yang disebabkan tersebut (yang memang sulit untuk mengering) apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan anak rawan menderita infeksi karena luka terbuka tersebut, dan yang pasti sangat tidak sedap dipandang mata melihat kulit anak ‘korengan’.

Karena itu untuk mencegahnya  berikut  pantangan makanannya adalah :

  • telur beserta olahannya
  • daging unggas
  • susu beserta olahannya
  • sayuran dan buah-buahan bergetah
  • coklat
  • kacang tanah beserta olahannya
  • umbi-umbian
  • bumbu penyedap dan sejenisnya

Sedangkan makanan yang aman untuk dikonsumsi adalah :

  • daging sapi
  • kedelai beserta olahannya (tahu, tempe, susu kedelai, dll)
  • sayur bayam dan wortel
  • buah apel
  • gandum beserta olahannya

Bagaimana Penanganannya:

Sebagai orangtua kita harus disiplin memberlakukan diet terhadap alergi semacam ini. Karena memang tidak bisa dianggap sepele. Luka terbuka akibat benjolan yang digaruk tadi bisa menyebabkan infeksi yang serius dan membuat kulit anak tidak enak dipandang. Tidak ada obatnya untuk alergi ini, semisal adapun bukan mencegah alerginya melainkan mengobati akibat dari alerginya seperti gatal, dan luka infeksi. Yang ada hanya mencegah agar tidak timbul benjolan-benjolan tersebut.

Penyembuhannya pun ada dua macam :

Untuk faktor genetik, pada umumnya alergi akan terus ada, karena itu pola makan harus terus dijaga.

Untuk faktor kekebalan tubuh tidak sempurna karena kurang asupan ASI diwaktu kecil, biasanya diatas umur 5 tahun alergi akan berangsur-angsur berkurang, namun sedihnya kata dokter, alergi ini akan beralih ke bentuk alergi lain seperti batuk dan asthma.

Ulasan diatas merupakan makan yang harus dikonsumsi bila anak terkena alergi pada protein tertentu. Selalu jaga asupan gizi anak agar terhindar dari alergi yang menyiksa anak. Semoga ulasan diatas bermanfaat bagi pembaca. [Yuni – WartaSolo.com]


Share:

Berita Lainnya