Pengertian Dan Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram Jatuh Pada Hari Selasa 11 Oktober. Puasa Asyura 10 Muharram sebenarnya hukumnya sunnat muakkad, puasa ini dilakukan di hari ke 10 bulan sepuluh bulan muharram serta tasu’a pada hari kesembilan. Pada bulan pertama dalam kalender Hijriyah, yakni Muharram untuk tahun 1438 H sekarang ini telah berjalan 6 hari.
Pada hari 10 Muhammarram Nabi Muhammad SAW senantiasa berpuasa karena hari tersebut mempunyai keistimewaan di dalam Islam. Keutamaan puasa Asyura menurut hadist yang artinya sebagai berikut :“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam” (HR Muslim no.1163).

Abu Hurairah r.a berkata “Ditanyakan orang kepada Rasulullah SAW. ‘Shalat apakah yang lebih utama setelah shalat fardhu ?’ Ujar Nabi ‘Yaitu shalat di tengah malam’. Tanya mereka lagi ‘Puasa mana kah yang lebih utama setelah bulan Ramadhan?’ Ujar Nabi ‘Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram’”. (Riwayat Ahmad, Muslim dan Abu Daud). Tentunya tidak sampai disitu saja. Ada juga hadist lainnya.


Dari Ibnu Abbas r.a berkata “Nabi SAW datang ke Madinah dan dilihatnya orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Maka tanya nabi ‘Ada apa ini ?’ Ujar mereka ‘Hari baik di saat mana Allah membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari musuh, hingga dipuasakan oleh Musa’. Maka sabda Nabi Muhammad SAW : “Saya lebih berhak terhadap Muda daripada kamu”. Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa”. (Disepakati oleh Bukhari dan Muslim).

Keutamaan lain Puasa Asyura berupa dihapuskannya dosa satu tahun yang lalu. Seperi hadist yang artinya Dari Abu Wotadah Al Asnhoriy berkata : “Nabi SAW ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah ? Beliau menjawab ‘Puas Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang’. Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura ? Beliau menjawab : ‘Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu”. (HR Muslim no.1162).

Berdasarkan hadist diatas dosa nya adalah dosa yang kecil seperti kata Imam Nawawi rahimahullah sebagaimana Imam Nawawi menerangkan masalah pengampunan dosa tersebut pada pembahasan tentang wudhu. Akan tetapi diharapkan juga dosa yang besar dapat diringankan dengan pelaksanaan amalan tersebut. Apabila tidak, aman tersebut dapat meninggikan derajat seseorang. Dengan keutamaan dari puasa Asyura tersebut, tentunya momen 10 Muharram 1438 H yang sebentar lagi akan tiba ini dapat dimanfaatkan secara baik oleh umat muslim untuk beribadah.

Itulah keutamaan dan pengertian Puasa Asyura betapa luar biasanya ketika kita menjalankan ibadah puasa semoga kita sebagai umat muslim menjadi lebih bertambah keimananya dan semoga diampuni dosa-dosanya.