Sidang lanjutan Kasus pembunuhan Mirna kini menemui titik terang. Berkas perkara sudah mulai terkumpul dan surat tuntutan hamper rampung dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hasil tuntutan tersebut diambil melalui keterangan ahli. Berdasarkan hasil sidang dan para ahli memutuskan hasil forensik pun telah menyatakan bahwa Mirna tewas lantaran racun sianida.

Jaksa Penuntut Umum Melani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Rabu (5/10/ ) kemarin para Ahli kedokteran forensik bisa memastikan sebab kematian Mirna karena sianida,” hal ini menjadi titik terang kasusu tersebut.


Dengan keterangam Ahli Forensik tersebut dapat diambil Kesimpulan sampel organ Mirna mulai dari lambung, hati, jantung hingga urine. Hasilnya di lambung Mirna terjadi korosif dan ditemukan sianida sebanyak 0,2 mg. hal inilah yang menjadi bukti kuat pada kasus tersebut.

Hal lain yang diungkapkan para ahli toksologi yang dihadirkan Jaksa juga menguatkan dugaaan penyebab kematian Mirna. Ahli toksikologi telah melakukan pengujian terhadap sisa es kopi Vietnam yang diminum Mirna dan hasilnya ada sianida di dalam sisa kopi tersebut. kata Melani “Adanya racun siandia pada sisa minuman sisa es kopi Vietnam dan lambung Mirna,”. Akankah sidang ini dilanjutkan atau berlanjut pasti akan berjalan dengan a lot dan menegangkan. [muvus – wartasolo.com]