Cara Tepat Penggunaan Obat Tetes Mata. Pernah mengalami masalah mata? Mata merah, mata terasa kering atau belekan?Saat Anda mengalami gangguan mata seperti mata terasa kering atau mata merah, penggunaan obat mata bisa menjadi salah satu solusi. Namun sebelum menggunakannya ada baiknya Anda ketahui terlebih dahulu cara penggunaan dan kandungan yang ada dalam obat tersebut. Karena penggunaan obat tetes mata ternyata memiliki cara tersendiri. Jadi jangan asal-asalan menggunakan obat tetes mata karena berhubungan dengan indra penglihatan kita.

Kandungan dasar obat tetes mata adalah saline atau air mengandung garam. Bahan tambahan dari masing-masing obat tetes mata disesuaikan dengan tujuan penggunaan, bisa berupa bahan pelumas, air mata buatan, mengatasi kemerahan dan lain sebagainya. Berikut langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan ketika menggunakan obat tetes mata :


  • Cek botol kemasan obat tetes mata yang akan digunakan. Obat tetes mata harus dalam kondisi steril ketika digunakan.
  • Cuci tangan hingga bersih sebelum menggunakan obat tetes mata.
  • Dongakkan wajah, kemudian tarik kelopak mata bagian bawah dengan perlahan.
  • Tekan kemasan obat tetes mata ke kelopak mata bagian bawah. Kemudian, kedipkan mata agar obat tetes mata itu menyebar ke seluruh bagian mata.
  • Jangan sampai ujung botol atau kemasan obat tetes mata menyentuh permukaan mata. Hal ini perlu diperhatikan untuk mencegah masuknya bakteri.
  • Jika perlu menggunakan beberapa jenis obat tetes mata bersamaan, beri jeda waktu lima menit.
  • Untuk dosis penggunaan, lihat label kemasan produk atau sesuai dengan rekomendasi dokter.
  • Lihat label kemasan mengenai masa pakai obat tetes mata.
  • Jika obat mata yang Anda peroleh dari resep dokter, mintalah penjelasan dokter lebih lanjut mengenai hal yang boleh atau tidak boleh dilakukan, saat menggunakan obat tetes mata.

Jenis Obat Tetes Mata
Ada beberapa jenis tetes mata. Untuk mengatasi gangguan pada mata, Anda perlu memilih obat tetes mata yang tepat. Pada dasarnya ada dua jenis obat tetes mata yang dapat dibeli bebas, yaitu yang digunakan untuk mengatasi mata merah dan produk obat tetes mata jenis artificial tears atau air mata buatan.

Jenis pertama digunakan untuk meringankan iritasi mata misalnya akibat gangguan asap atau ketika selesai berenang. Hanya saja, obat tetes mata untuk mengatasi mata merah tidak boleh digunakan terlalu sering dalam jangka waktu terlalu lama karena kadang dapat menyebabkan iritasi pada mata.

Jenis yang kedua cocok untuk mata yang terkena iritasi atau mata kering. Obat tetes mata ini ada yang berupa kemasan satu kali pakai, ada pula yang berupa kemasan botol yang dapat dipakai beberapa kali. Kemasan botol umumnya mengandung bahan pengawet yang dimaksudkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri setelah botol dibuka. Obat tetes mata dalam botol sekali pakai umumnya tidak mengandung unsur pengawet.

Kenali Tanda Bahaya
Menggunakan obat tetes mata yang dapat dibeli bebas bisa menjadi solusi yang mudah. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, misalnya, ketika obat tetes mata yang digunakan tidak memberikan efek melegakan setelah menggunakan lensa kontak. Atau, kondisi mata justru memburuk ataupun timbul gejala gangguan lain pada mata, setelah penggunaan obat tetes mata yang dibeli secara bebas. Segera hentikan penggunaan obat tetes mata tersebut dan kunjungi dokter spesialis mata. Informasikan produk obat tetes mata yang digunakan kepada dokter.

Mata merupakan organ penting yang harus dijaga kondisi kesehatan dan kebersihannya. Gunakan obat tetes mata, jika terjadi gangguan ringan. Segera konsultasi ke dokter spesialis mata jika kondisi tidak segera membaik atau timbul gejala lain.

Ulasan diatas merupakan sedikit info mengenai cara penggunaan tetes mata yang benar. Jadi mulai sekarang jangan asal-asalan menggunakan obat tetes mata. Arena mata organ penting dalam tubuh kita sebaiknya kita konsultasikan dengan dokter sebelum memakai obat tetes mata. Jangan menggunakan obat tetes mata sembarangan. [YuQe – WartaSolo.com]