Gondok (Kelenjar Tiroid) – Pengertian, Gejala, Penyebab, Pencegahan. Pernahkah anda melihat orang dengan leher membesar?Apakah anda tahu, apa itu penyakit gondok? kenali gejala, penyebab, pencegahan dan ciri-cirinya berikut ini. Penyakit tiroid atau gondok adalah penyakit yang dimana adanya pembesaran abnormal yang terjadi pada kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid ini kelenjar yang memiliki bentuk menyerupai kupu-kupu dan terdapat pada bagian pangkal leher yang tepatnya berada dibawah jakun anda. Perlu anda ketahui bahwa penyakit gondok tidak menimbulkan rasa sakit bagi para penderitanya, tetapi penyakit ini dapat menyebabkan batuk, kesulitan untuk bernafas dan menelan makanan.

Penyakit ini pada biasanya disebabkan oleh karena kekurangan asupan makanan yang memiliki kandungan youdium, sehingga produksi hormon tiroid atau nodul berkurang. Jika kita hendak akan menggunakan garam untuk masakan kita, maka sangat disarankan pilihlah garam yang memiliki kandungan beryodium.



Berikut ini beberapa gejala yang terjadi pada awal terjangkit penyakit gondok, diantaranya yaitu :

  • Tenggorokan akan terasa ketat
  • Sering batuk
  • Suara menjadi serak
  • Sakit dan sulit menelan
  • Kesulitan untuk bernafas

Penyebab penyakit gondok

Penyakit Gondok/ Kelenjar tiroid yang kita miliki dapat menghasilkan dua hormon utama yang sangat penting yaitu tiroksin (T-4) dan triiodothyronine (T-3), kedua jenis hormon ini dapat berfungsi untuk menjaga metabolisme di dalam tubuh, mengontrol suhu tubuh, menjaga kesehatan jantung dan mengatur produksi protein di dalam tubuh.

Sedangkan penyebab terjadinya pembesaran pada kelenjar tiroid dapat disebabkan oleh beberapa factor diantaranya yaitu :

  • Kekurangan yodium merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan terjadinya pembangkakan pada kelenjar tiroid kita, kandungan yodium dapat kita temukan pada makanan laut.
  • Penyakit gondok juga dapat disebabkan oleh karena terjangkitnya penyakit graves yang disebabkan oleh kelenjar tiroid yang memproduksi hormon tiroid berlebihan. Penyakit gondok juga dapat disebabkan karena kurangnya produksi hormon tiroid, sehingga produksi hormon tiroid harus seimbang agar terhindar dari penyakit gondok.
  • Gondok multinodular yang dimana kondisi seperti ini dapat menimbulkan benjolan padat atau yang terdapat cairan yang disebut dengan nodul, benjolan ini dapat berkembang pada kedua sisi tiroid sehingga dapat terjadi pembesaran pada kelenjar.
  • Nodul tiroid soliter. Hal ini dapat mengakibatkan nodul tunggal mengalami perkembangan pada salah satu bagian dari kelenjar tiroid, pada umumnya nodul ini bersifat non-kanker (jinak) dan tidak akan menyebabkan terjadinya kanker.
  • Pada masa kehamilan dapat menghasilkan hormon human chorionic gonadotropin (HCG), hormon ini dapat menyebabkan pembesaran pada kelenjar gondok dengan skala ringan.
  • Terjadinya peradangan juga dapat memicu terjadinya pembesaran kelenjar tiroid kita, sehingga mengakibatkan penyakit gondok.

Cara Pencegahan penyakit gondok

  • Cukupi kebutuhan yodium anda dengan mengkonsumsi makanan-makanan laut seperti udang, kerang, cumi, rumput laut atau anda dapat menggunakan garam beryodium untuk perasa masakan anda.
  • Tubuh kita memerlukan sekitar 150 mikrogram yodium setiap harinya, ini juga sangat penting bagi seorang ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak.

Ulasan diatas merupakan sedikit pembahasan mengenai penyakit gondok/ kelenjar tiroid. Untuk itu selalu konsumsi garam beryodium karena masih ada masyarakat di pedesaan yang masih mengkonsumsi garam grasak (garam yang tidak beryodium) yang biasanya digunakan untuk tambahan makanan pada hewan. Semoga ulasan diatas bermanfaat. [Yuni – WartaSolo.com]