Ini Penyebab Robohnya JPO di Pasar Minggu Versi Ahli Material Teknik Sipil UI. Kepala Divisi Kelayakan Laboratorium Struktur dan Material Teknik Sipil Universitas Indonesia (UI), Josia Irwan Rastiandi dalam agenda menyambangi lokasi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang telah ambruk di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, hari minggu (26/09/16).

Menurut Josia Irwan, JPO yang telah ambruk tersebut adalah sudah tidak layak pakai lagi. Karenanya, Josia Irwan menilai, tidak tepat jika penyebab musibah JPO ini karena papan reklam atau angin kencang. Kalau sudah didesain dari awal tidak ada masalah. Kalau tidak didesain dari awal itu bisa jadi masalah. Meurut berita kemarin banyak sekali yang menutupi jembatan penyeberangan tersebut, salah satunya adalah papan reklame,’ katanya di lokasi.



Dia mengatakan lagi bahwa, yang menyebabkan JPO pasar minggu roboh adalah karena letak reklame yang jatuh pada tumpuan penyangga JPO. Sementara itu, penyangga tersebut, sudah berkarat dan aus. “Belum lagi ada angin dan beban horisontal tambahan. Hubungan railing-nya dengan jembatan itu sudah berkarat. Itu menyebabkan jembatan roboh,” ungkap dia lagi. Sementara itu, dia memandang, penanggung jawab JPO juga harus membuka informasi apakah jembatan sudah disetujui fungsinya untuk ditempelkan papan reklame atau tidak. Sebab, sebagian JPO di Jakarta, kata dia, tidak memenuhi kualifikasi untuk adanya penambahan beban tersebut.

“Beban horisontal penyeberangan, ditambah dengan beban horisontal dengan adanya papan reklame. Artinya kalau ada tambahan maka harus ada assestmen dulu. Nah kami tidak tahu sudah ada atau belum,” tandas dia. Tragedi seharusnya di usut tuntas karena menyebabkan jatuhnya korban yang luka-luka dan meninggal dunia. [Om_brew-WartaSolo.com]