Manfaat Liburan Bagi Perkembangan Otak Anak. Sebagai orang tua terkadang kita kurang menyadari pentingnya perkembangan seorang anak dari sisi hiburan. Kebanyakan dari kita biasanya hanya berfokus pada perkembangan anak dari sisi edukasi seperti prestasi dan bakat apa yang dimiliki oleh seorang anak. Tetapi sebenarnya saat itu kita lupa jika ketika ia bermain atau berlibur, dia juga sedang menambah pengetahuan mereka dengan cara yang berbeda. Yaitu dia mendatangi dan berinteraksi langsung dengan objek yang ia mau.

Ingat dunia anak adalah dunia bermain semua perkembangan anak akan lebih masuk ke otak anak bila dilakukan dengan kegiatan bermain. Berinteraksi dengan alam sekitar dan pengenalan langsung dengan obyek nyata dengan anak akan menanamkan pada memori anak lebih kuat. Sehingga pengetahuan anak akan berkembang dengan pesat.



Tidak ada salahnya jika kamu yang sudah memiliki anak mencoba mengagendakan untuk berlibur bersama keluarga. Tidak perlu pergi ketempat yang mewah atau yang jauh pengenalan alam ke anak justru akan merefres otak anak. Sebagai pelepas penat anak. Karena ketika anak sudah terlalu asyik dengan gadget yang ia miliki, dia akan cenderung cuek dengan dunia sekitarnya. Hal tersebut tentu berbeda jika sebuah keluarga menerapkan hiburan berupa liburan keluarga untuk meningkatkan perkembangan otak anak. Liburan keluarga mengambil kepentingan yang luar biasa jika kita membandingkannya dengan apa yang terjadi di rumah.

Manfaat Liburan Bagi Perkembangan Otak Anak

Berikut beberapa manfaat yang didapatkan ketika kita melakukan liburan bersama anak-anak kita:

  1. Bermanfaat untuk perkembangan otak

Ketika sedang dalam liburan keluarga, ternyata kita sedang melatih anak kita terhadap dua sistem yaitu sistem genetic yang ada pada bagian limbic pada otak yang seluruhnya tidak dilatih ketika berada di rumah. Hal ini disebut dengan Play system dan Seeking system.

Play system pada otak dapat dilatih seperti saat kita menenggelamkan kaki anak kita ke dalam pasir ataupun mengangkat mereka ke belakang punggung kita. Sedangkan untuk seeking system dilatih pada setiap kali kita pergi menjelajah bersama dengan mereka seperti ke hutan, pantai dan tempat petualangan lainnya.

Sistem otak seperti ini ditemukan oleh seorang ahli syaraf dunia Profesor Jaak Pankepp dari Washington State University. Pada saat keluarga kita melakukan liburan, hal tersebut dapat memicu well-being neurochemicals termasuk opioids, oxytocin dan dopamine. Senyawa tersebut dapat mengurangi stess dan menghangatkan suasana keluarga, meningkatkan rasa rendah hati diantara sesama dan perasaan saling mencinta dari semua hal yang baik di dunia

2. Bermanfaat untuk membangun kemampuan konsentrasi

Ternyata bermain dengan alam memiliki manfaat yang lebih baik untuk anak daripada mereka harus mengkonsumsi obat-obatan. Penelitian juga mengatakan bahwa alam dapat meningkatkan fungsi khusus dalam mengatur tingkat strss, perhatian, konsentrasi, perencanaan yang bagus dan kemampuan untuk belajar dan juga dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Sebisa mungkin ciptakan suasana yang menyenangkan ketika mengajak liburan anak. Anak tidak butuh barang-barang yang mewah tapi yang dibutuhkan anak pengetahuan. Ajak anak untuk bergotong royong dan bertanggung jawab. Buatlah permainan yang melibatkan empati dan tanggung jawab serta rasa ingin berbagi baik kepada keluarga maupun dengan orang lain. Hal tersebut bertujuan untuk membentuk karakter anak sedini mungkin. Semoga tulisan ini bermanfaat. [Yuni – WartaSolo.com]