Batuk Rejan – Pengertian, Ciri-ciri, Bahaya, Cara Mengobati Dengan Bahan Alami. Batuk rejan atau biasa dikenal dengan nama batuk 100 hari. Batuk rejan merupak penyakit batuk dengan masa penyembuhan selama 100 hari jadi kalau belum 100 hari batuk ini sulit untuk disembuhkan. Penyakit ini dapat dengan cepat menyerang dan berkembang ke stadium lanjut sehingga sulit untuk diobati. Ini khususnya berbahaya bagi anak dibawah usia 5 tahun, karena di usia ini tingkat kematiannya semakin besar.

Beruntung saat ini Indonesia sudah berhasil menekan serangan batuk rejan (dalam bahasa ilmiahnya bernama pertusis) dalam angka yang tergolong aman. Tetapi di sejumlah kota kecil, kasus batuk rejan masih dalam angka yang cukup memprihatinkan. Apalagi sampai saat ini presentasi kematiannya untuk tiap kasus masih di atas 20 %.


Mengenali Lebih Baik Penyakit Batuk Rejan

Pertusis atau batuk rejan merupakan sejenis penyakit infeksi pada area saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis. Penyakit ini sering keliru diduga sebagai penyakit flu biasa karena gejala awalnya menyerupai gejala batuk dan pilek biasa.

Batuk Rejan – Pengertian, Ciri-ciri, Bahaya, Cara Mengobati Dengan Bahan Alami

Namun pada dasarnya, untuk tiap serangan bakteri dan virus pada area saluran pernapasan, secara otomatis tubuh akan memproduksi banyak lendir sebagai reaksi imun atau perlindungan diri terhadap serangan infeksi., ini bertujuan untuk melindungidinding tenggorokan dari kuman. Dalam kondisi batuk dan pilek biasa, seseorang hanya akan mengalami serangan selama setidaknya 3 -7 hari atau lebih cepat sembuh dengan bantuan obat dokter atau obat herbal khusus untuk mengatasi flu, batuk dan pilek.

Namun ketika batuk terus menjadi, kadang seolah tak bisa dihentikan dengan rasa gatal yang sangat dan lendir yang seolah sangat kental dan sulit di atasi, bisa jadi Anda bukan hanya mengalami serangan batuk biasa, melainkan batuk rejan. Yang membuat batuk rejan ini berbahaya adalah sifat bakteri penyebabnya yang membangun toksin pemicu pembentukan tumpukan lendir berlebih yang bisa menutup saluran pernapasan.

Batuk rejan biasanya ditandai dengan batuk berat yang tak henti, kadang berlangsung sampai berminggu-minggu, dan suara batuk yang sangat berat seakan mengandung dahak kental. Biasanya pada tahap yang berat muncul dahak berlebih pada tengorokan sehingga menutup saluran pernapasan. Karenanya pasien bisa mengalami sesak napas ditandai dengan suara tarikan napas melengking.

Pasien akan mengalami kemerahan di wajah, dada yang naik turun cepat, dan bahkan kadang juga membiru karena kurangnya asupan oksigen. Inilah tanda infeksi sudah pada tahap lanjut, bisa jadi sudah menginfeksi area bronkeolus dan area paru-paru dan sangat berpotensi fatal. Pada pasien anak, kerap kali kematian bahkan datang lebih awal sebelum infeksi mencapai area paru-paru.

Penyakit ini termasuk mudah menular sebagaimana kebanyakan penyakit pernapasan lainnya. Media seperti udara, bekas minuman dan makanan menjadi pemicu utama serangan bakteri. Itu sebabnya mereka yang mengidap batuk rejan sebaiknya menghindari interaksi dengan orang sehat.

Obat Herbal Batuk Rejan Terbaik

Biasanya secara medis untuk mengatasi serangan bakteri Bordetella pertussis ini akan diberikan pengobatan untuk mencairkan lendir supaya lebih mudah dikeluarkan, meluruhkan lendir melalui feses, sekaligus membantu meredakan peradangan pada area saluran pernapasan.

Selain itu diperlukan obat antibiotik yang mematikan serangan bakteri dan terapi antitoksin yang menetralkan toksin dari bakteri Bordetella pertussis yang menjadi penyebab tingginya produksi lendir pada pernapasan.

Bagaimana dengan obat herbal batuk rejan? Adakah obat herbal yang ampuh mengatasi atau membantu menyembuhkan batuk rejan? Ya, ada beberapa obat herbal batuk rejan yang sudah dikenal sejak jaman dulu ampuh mengatasi keluhan ini. Berikut ini beberapa pengobatan tradisional tersebut.

Ramuan obat herbal batuk rejan pertama

Bahan:

Daun Semanggi

Cara membuat:

Masak ½ genggam daun semanggi segar dalam air 3 gelas sampai airnya tersisa 2 gelas. Bagilah ke dalam 3 takaran minum, lalu minumlah dengan dicampur bersama madu dan perasan jeruk nipis. Lakukan pengobatan ini rutin selama 3 hari untuk hasil optimal.

Ramuan obat herbal batuk rejan kedua

Bahan:

Daun waru 6 lembar, daun jintan 10 lembar, buah Noni matang 1 buah, bidara upas ½ jari

Cara membuat:

Haluskan semua bahan dengan blender, lalu masak dalam air sebanyak 180 cc sampai tersisa 3/4nya. Minumkan dalam 3 kali minum dengan dicampur bersama madu 1 sendok makan, ulangi setidaknya 3 hari.

Ramuan obat herbal batuk rejan ketiga

Bahan:

Daun lidah buaya 50 gram, Noni matang 1 buah, gula batu

Cara membuat:

Potong-potong lidah buaya dan Noni matang dan campurkan dengan air sebanyak 200cc. Blender bahan-bahan tadi sampai halus, masukan gula batu, lalu masak sampai mendidih dan airnya tersisa ¾. Sajikan sebanyak 2 porsi sehari, dan lakukan berulang beberapa hari untuk mengatasi penyakit sampai tuntas.

Ramuan obat herbal batuk rejan keempat

Bahan:

Daun sambiloto 5 gram dan bawang putih 1 siung

Cara membuat:

Rebus semua bahan dalam air 300 cc sampai tersisa setengahnya saja. Minum 2 kali sehari selama 3 hari dan rasakan hasilnya.

Ramuan obat herbal batuk rejan kelima

Bahan:

Daun pegagan 15 gram dan kencur 10 gram

Cara Membuat:

Tumbuk kedua bahan tadi sampai tercincang kasar, lalu rebus dalam air sebanyak 300 cc sampai tersisa 150 cc. Minum sebanyak 3 kali selama 2 -3 hari untuk hasil optimal.

Itulah beberapa obat herbal batuk rejan yang selama ini diterapkan sebagai solusi tradisional dalam mengatasi batuk rejan. Cara yang sudah diterapkan dari turun temurun ini akan membantu Anda mendapatkan hasil pengobatan yang lebih optimal. Bagi pembaca yang sedang menderita batuk rejan atau sekedar mencari informasi semga tulisan ini bermanfaat. [Yuni – WartaSolo.com]